Perguruan Tinggi Krisis Ide Besar

30 Juni 2008 pukul 21:15 | Ditulis dalam jalan-jalan | Tinggalkan komentar

Kasus tertipunya sebuah perguruan tinggi swasta ternama di Jogjakarta oleh ”proyek” blue energy cukup menyedihkan. Sialnya, yang mengerjai perguruan tinggi tersebut adalah orang biasa. Bukan sarjana. Buntut kasus itu adalah mundurnya sang rektor.

Kasus tersebut boleh jadi menunjukkan sepinya ilmuwan yang berkaliber serta sedikitnya karya-karya monumental yang lahir di negeri ini. Hingga saat ini, dunia perguruan tinggi kita masih suntuk menjadi konsumen ilmu-ilmu dari Barat, bahkan untuk urusan ilmu sosial politik yang terjadi di negeri sendiri !

Continue Reading Perguruan Tinggi Krisis Ide Besar…

Iklan

Susahnya Mencari Sekolah Inklusi

30 Juni 2008 pukul 21:11 | Ditulis dalam jalan-jalan | 169 Komentar

Hak pendidikan anak berkebutuhan khusus belum terpenuhi. Resistensi orang tua anak reguler perlu dibuang.

Tahun ajaran baru, saatnya kepala orang tua nyut-nyutan. Pokok soalnya, tentu saja, mencari sekolah bagi anak-anak mereka. Beban itu makin terasa menyesakkan bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Setidaknya itulah yang sempat dialami Sonny Dirgantara, orang tua Kiflan, 7 tahun, dan Nyonya Soviany, orang tua Radit, 7 tahun.

“Susah sekali mencari sekolah dasar reguler yang mau menerima Kiflan,” kata Sonny kepada Tempo, Sabtu lalu. Kiflan, anak tunggal Sonny, didiagnosis mengalami ADD alias attention deficit disorder. Gangguan yang ditandai dengan gejala daya konsentrasi dan kontrol diri yang rendah ini diketahui Sonny sejak Kiflan berusia 3 tahun. Sebagai warga negara Indonesia, kata warga Bondongan, Kota Bogor, ini, “Anak saya kan juga punya hak untuk mendapat pendidikan yang layak sejak usia dini.”

Continue Reading Susahnya Mencari Sekolah Inklusi…

Audit PLN Mestinya Ya Ke PLN

30 Juni 2008 pukul 21:02 | Ditulis dalam jalan-jalan | Tinggalkan komentar

TEMPO Interaktif, Jakarta:Rencana pemerintah melakukan audit penggunaan listrik pada gedung perkantoran dan tempat usaha dinilai salah sasaran. Audit seharusnya dilakukan pada manajemen PT PLN (Persero) dan bukan konsumen listrik.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Sofjan Wanandi, audit penggunaan listrik pada gedung perkantoran dan tempat usaha akan mempengaruhi kegiatan investasi. “Bagaiman meminta investor datang ke Indonesia kalau listriknya tidak ada,” ujarnya kepada Tempo, Minggu (29/6).

Seharusnya, kata dia, yang harus diaudit adalah kemampuan PLN untuk menyediakan pasokan listrik. “Kalau kemampuannya kurang dan meminta pengusaha hentikan usaha, kami akan lakukan. Tapi, risikonya, tidak ada investor yang datang,” katanya.

Continue Reading Audit PLN Mestinya Ya Ke PLN…

Tiarapnya Obat Psikotropik di Pasar

30 Juni 2008 pukul 20:48 | Ditulis dalam budaya, jalan-jalan | 1 Komentar

Suasana Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, masih ramai. Lalu-lalang kendaraan dan senyum gadis-gadis malam menambah gairah di akhir pekan. Ratusan gerobak dorong bertebaran. Terpacak bungkusan plastik berisi tablet aneka warna dan kardus mini bergambar wanita telanjang, memastikan tak jauh urusan ranjang.

“Semua obat kuat ada,” kata Wahyudin, pemilik gerobak yang masih belia. Dengan maksud mencari obat penenang, yang kabarnya banyak dijajakan, kami bertanya, “Kalau obat lemah ada?” “Itu, sih, udah nggak jual lagi. Untungnya nggak gede, tapi risikonya masuk penjara,” jawabnya.

Wahyudin menuturkan, sudah sebulan ini para penjual obat “tiarap”. Polisi giat merazia mereka mencari obat psikotropik golongan IV, seperti Xanax, Valium, dan Happy 5. Penyebabnya adalah kasus lima anak taman kanak-kanak di Jakarta Selatan yang keracunan Happy 5. “Gara-gara itu, semua penjual siaga,” kata dia.

Tempo beralih ke gerobak lain. Jawabannya idem. “Nggak ada yang berani jual lagi,” kata Petrus, pemilik gerobak besar yang berdagang di kawasan perempatan Taman Sari, Gajah Mada. Dulu, ia selalu menyediakan Happy 5.

Begitulah gambaran usaha para penjual obat. Sebagai kedok, berbagai obat pasaran mereka pajang di depan gerobak. Tapi di bawah laci, tersedia obat ilegal yang menjadi incaran polisi.

Tak jarang Petrus memberi arahan gratis bagi konsumennya. Kepada pembeli obat kuat, ia menjelaskan khasiat dan efek “tahan lamanya” obat itu. Adapun pembeli obat penenang, ia bertransaksi dengan hati-hati. “Kalau pengen dosis biasa, ya, pake Happy 5. Tapi kalau suntuk banget, terus pengen agak fly, ya, Valium,” dia menjelaskan.

Untuk Happy 5, Petrus mematok harga Rp 50 ribu per strip berisi 10 tablet. Xanax dan Valium harganya mencapai Rp 10 ribu hingga Rp 30 ribu per butir.

“Kalau barang banyak, bisa lebih murah. Tapi kalau lagi ‘tiarap’, bisa naik 10 persen,” katanya.

Menkominfo Segera Blokir Situs Penyedia Judi Internet

30 Juni 2008 pukul 20:33 | Ditulis dalam budaya, jalan-jalan | 1 Komentar

SURABAYA (SINDO) – Setelah memblokir situs-situs porno, Departemen Komunikasi dan Informatika akan segera melakukan hal serupa terhadap situs yang menyediakan judi di internet.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Mohammad Nuh, saat ini pihaknya masih mempelajari pola judi internet yang ada. ”Cuma tidak bisa buru-buru. Kami akan melihat kategori judi internet itu apa saja, kemudian kami akan lacak pola judi internet itu bagaimana,” kata Mohammad Nuh dalam orientasi wali murid SMP-SMA Al-Hikmah Surabaya kemarin.

Continue Reading Menkominfo Segera Blokir Situs Penyedia Judi Internet…

Sekolah Diimbau Adakan Tes Urine Terhadap Siswa Baru

30 Juni 2008 pukul 20:17 | Ditulis dalam jalan-jalan | 1 Komentar

SEMARANG – Ketua Komisi Bidang Pendidikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Tengah M. Iqbal Wibisono mengimbau agar sekolah di Jawa Tengah melakukan tes urine terhadap para siswa baru sebagai salah satu persyaratan pendaftaran sebelum masuk sekolah. “Ini untuk mencegah peredaran narkoba di sekolah,” katanya di Semarang kemarin.

Continue Reading Sekolah Diimbau Adakan Tes Urine Terhadap Siswa Baru…

Kejujuran Politikus

29 Juni 2008 pukul 19:42 | Ditulis dalam iseng | Tinggalkan komentar

Rombongan bus politikus berkunjung ke daerah terpencil untuk kampanye Pilkada. Jalan menuju daerah berliku-liku dan penuh jurang. Setelah mengadakan kampanye rombongan tersebut pulang ke kota. Namun naas, ditengah jalan mobil tersebut masuk jurang. Beberapa penduduk segera menolong mereka dengan menguburkan para penumpang bus ditempat itu juga. Sehari kemudian polisi datang ketempat kejadian lalu menanyakan ke para penduduk setempat.

Polisi: “Kemarin ada kecelakaan bus rombongan politikus, bagaimana dengan penumpangnya, apakah masih ada yang hidup?”

Penduduk: “Iya kemarin sih ada beberapa penumpang yang merintih: ‘tolooong saya pak, saya masih hiduuup….'”

Polisi: “Lalu di mana mereka sekarang?”

Penduduk: “Sudah kita kubur. Bapak kan tau sendiri kejujuran politikus. Bilangnya A tapi nyatanya B.”

Nyelip

29 Juni 2008 pukul 19:37 | Ditulis dalam iseng | Tinggalkan komentar

Kenapa anak kucing dan anak anjing suka berantem?… Namanya juga anak-anak !!

Sebelum Dan Sesudah Menikah

29 Juni 2008 pukul 19:31 | Ditulis dalam iseng | Tinggalkan komentar

Sebelum menikah:

Cowok: Ya. Akhirnya. Sangat berat selama ini bagiku menunggunya.

Cewek: Apakah kamu ingin meninggalkan aku?

Cowok: Tidak! Jangan kamu pernah memikirkannya.

Cewek: Apakah kamu mencintaiku?

Cowok: Tentu!

Cewek: Apakah kamu pernah selingkuh?

Cowok: Tidak! Mengapa kamu bertanya begitu?

Cewek: Akankah engkau menciumku?

Cowok: Ya, tentu. Telah lama kutunggu!

Cewek: Akankah engkau memukulku?

Cowok: Tidak akan! Aku tidak bertipe macem begitu!

Cewek: Bisakah aku mempercayaimu ?

Nah sekarang sudah menikah , kamu dapat membacanya dari bawah ke atas.

Agen Indonesia Lebih Hebat

29 Juni 2008 pukul 19:19 | Ditulis dalam iseng | 1 Komentar

Di Inggris, agen MI6 biro yang satu tidak mengetahui apa yang dikerjakan oleh agen MI6 dari biro lainnya.

Di Israel, agen Mossad satgas yang satu tidak mengetahui apa yang dikerjakan rekannya dari satgas lain.

Di Amerika, agen CIA tidak tahu apa yang dikerjakan sesama agen di sebelahnya.

Di Indonesia, seorang intel tidak tahu apa yang dia kerjakan.

Tips Menghilangkan Flek Hitam di Wajah

29 Juni 2008 pukul 19:14 | Ditulis dalam jalan-jalan | 238 Komentar

Flek atau bintik hitam pada wajah sering membuat orang jadi kurang percaya diri, berikut ini beberapa tips untuk menghilangkan bintik hitam yang membandel di sekitar wajah Anda.

· Ambil sehelai serbet kertas atau tisu yang tidak mudah sobek, tuangkan putih telur ke dalam mangkuk. Celupkan tisu ke dalam mangkuk berisikan putih telur. Tempelkan tisu pada bintik hitam secara merata, tunggu hingga mengering. Setelah mengering basuh wajah Anda dengan menggunakan air hangat hingga bersih, kemudian keringkan dengan handuk lembut. Lakukan setiap 2 kali seminggu.

· Campurkan beras yang sudah ditumbuk dengan bubuk kayu manis, lalu goreng tanpa menggunakan minyak sampai warnanya berubah menjadi kekuningan. Diamkan hingga dingin. Gosokkan pada wajah secara perlahan, fokuskan pada daerah berbintik hitam secara merata. Lakukanlah 2 kali seminggu.

· Ambil sehelai daun nangka yang agak tua, lumatkan dengan  sedikit air. Sapukan pada wajah yang telah dibersihkan, setelah megering bersihkan wajah dengan air hangat. Lakukan setiap 2 minggu sekali.

Pilihlah cara yang menurut Anda pas untuk jenis wajah Anda dan tidak merepotkan. Selamat mencoba.

Awas Sosis

29 Juni 2008 pukul 19:09 | Ditulis dalam budaya, jalan-jalan | 4 Komentar

Barangkali semua orang tahu sosis adalah makanan yang lezat. Makanan berbentuk bulat panjang dan berwarna merah atau coklat ini terbuat dari daging, bisa daging ayam, sapi, domba,  ikan atau babi. Setelah diolah, daging-daging tersebut kemudian dibungkus dengan bungkus buatan atau usus hewan.

Sosis digemari banyak orang, karena selain rasanya lezat, makanan ini juga tergolong mudah disajikan. Bahkan belakangan ada sosis yang bisa langsung disantap tanpa perlu dimasak lagi.

Continue Reading Awas Sosis…

FUI Gelar Pertemuan Besar Ulama Se-Indonesia

29 Juni 2008 pukul 18:41 | Ditulis dalam ekonomi, politik | 4 Komentar

Suara-Islam Online–Forum Umat Islam (FUI) sebagai wadah ormas-ormas Islam di Indonesia mengadakan gelaran Pertemuan Besar Ulama, Habaib dan Tokoh Se-Indonesia. Pertemuan yang rencananya digelar selama tiga hari mulai Rabu (25/6) di Pesantren Darunnajah, Jakarta. Acara yang dihadiri oleh para ulama dari berbagai daerah ini akan membahas permasalahan kekinian bangsa dan sikap ulama dalam menyelesaikannya. masalah-masalah yang diangkat diantaranya Ahmadiyah, kenaikan harga BBM, krisis energi, lab NAMRU-2, LSM komprador, pornografi dan pornoaksi.

Continue Reading FUI Gelar Pertemuan Besar Ulama Se-Indonesia…

Liburan Sekolah, Puluhan Siswa Menjadi Pemulung Sampah

29 Juni 2008 pukul 18:32 | Ditulis dalam jalan-jalan | Tinggalkan komentar

SUKABUMI–MI: Di saat liburan sekolah sebagian siswa melakukan rekreasi, namun sebagian siswa sekolah dasar (SD) di Kota Sukabumi mengisi kegiatan liburan sekolah menjadi pemulung limbah sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Kota Sukabumi.

Dari kegiatan itu, mereka mendapatkan uang untuk digunakan pada saat sekolah kembali masuk dan membantu orangtuanya untuk mencari penghasilan tambahan.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Rendra, siswa kelas III SDN Santiong, Kota sukabumi ini menghabiskan hari liburnya di TPA Kota Sukabumi bersama teman-teman sebayanya.

Continue Reading Liburan Sekolah, Puluhan Siswa Menjadi Pemulung Sampah…

Remaja, Kompromi Yuk

29 Juni 2008 pukul 08:07 | Ditulis dalam curhat | Tinggalkan komentar

Usianya memang masih anak-anak, tetapi perilakunya sudah bukan anak-anak lagi. Ia sedang mencari jati dirinya, atau dalam masa menunjukkan jati dirinya. Mereka lebih senang bersama, bergabung dan berkumpul bersama teman-teman sebayanya ketimbang bersama keluarga, apalagi dengan orang tua. Menghadapi dan mengasuh remaja memang perlu cara khusus.

Di masa-masa inilah orangtua kerap bersitegang dengan remaja. Selalu ada yang nggak cocok. Orang tua merasa dia sudah berbuat yang terbaik, sementara sang remaja merasa dia dijadikan “orang tua” bukan pada masanya. Konflik bisa muncul karena hal-hal kecil yang muncul di keluarga. Terutama karena orangtua agak kesulitan mengatasi emosi dan tekanan lain yang secara alami muncul pada remaja.

Continue Reading Remaja, Kompromi Yuk…

Laman Berikutnya »


Entries dan komentar feeds.