Shalawat Nariyah Syirik?

9 Agustus 2015 pukul 08:57 | Ditulis dalam aku gak tanggung, hikmah, irodatul khoir lil ghoir | 2 Komentar

Hukum Amalan Shalawat Nariyah

Pertanyaan:

Apa benar shalawat nariyah itu diharamkan dan tidak boleh dibaca? Terima kasih

Dari: Dina

Jawaban:

Segala puji bagi Allah yang telah mengumpulkan kita dalam barisan orang-orang yang beriman. Kita memohon kepada Allah agar kita semua diberi kekuatan untuk bisa istiqomah di atas tauhid sampai mati.

Semua umat Islam sepakat bahwa syirik adalah dosa yang sangat besar, yang tidak akan Allah ampuni jika dibawa sampai mati, dan pelakunya belum bertaubat.

Namun sayangnya banyak orang yang tidak memahami pengertian yang tepat tentang syirik. Akibatnya banyak orang yang melakukan perbuatan syirik namun dia tidak merasa kalau dirinya telah melakukan kesyirikan.

Bahkan yang lebih menyedihkan, ada orang yang melakukan kesyirikan namun dia merasa sedang melakukan ibadah. Sehingga sangat sulit bagi orang yang terjerumus ke dalam perbuatan ini untuk diingatkan. Karena bagaimana mungkin perbuatannya bisa disalahkan sementara dia meyakini bahwa dirinya sedang mendapatkan pahala dengan perbuatannya.

Kita ucapkan innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun, ada musibah besar yang menimpa kaum muslimin, melakukan perbuatan yang mendatangkan murka Allah namun dia merasa sedang mendapatkan pahala dari Allah.

Continue Reading Shalawat Nariyah Syirik?…

Iklan

Perlukan Ijazah dan Sanad Bersambung kepada Nabi Muhammad untuk Guru Ngaji Zaman Ini?

8 Juli 2015 pukul 08:04 | Ditulis dalam curhat, irodatul khoir lil ghoir, jalan-jalan, kehidupan, renungan | 1 Komentar
Tag: , , , , , ,

Belajar dari kasus:

Pertama.

Aku punya kenalan orang Citeureup. Pak Kyai di sebuah masjid di sana. Waktu aku diajak mampir ke rumahnya, aku ngeliat koleksi kitabnya lumayan banyak. Dia juga lancar baca kitab. Pernah mondok.

Lah, waktu anak gadisnya keluar menyuguhkan minuman, aku terkejut. Pakaiannya itu loh…

Aku mbatin thok wis.

Saat aku menginap di sana, ba’da maghrib atau ba’da subuh aku tidak mendengar anggota keluarga yang baca Al-Qur’an sebagaimana biasa aku dengar di sebuah keluarga. Hanya bapak ini saja yang aku liat baca Al-Qur’an.

Yang ini aku berani tanya. Dan aku mendapat jawaban, bahwa dia merasa gak layak menyampaikan ilmu secara kitabi kepada orang lain termasuk anak, karena dia dulu murid yang lulusnya dengan catatan. Artinya tidak mendapat ijazah mengajar dari kyai di pesantren. Dia juga belum menghatamkan Al-Qur’an kepada kyainya.

Laa haula wa quwwata illaa billaahi… Continue Reading Perlukan Ijazah dan Sanad Bersambung kepada Nabi Muhammad untuk Guru Ngaji Zaman Ini?…

Tarawih Kilat 15 Menit: Fokus dan Melipat Waktu

27 Juni 2015 pukul 05:47 | Ditulis dalam aku gak tanggung, curhat, hikmah, irodatul khoir lil ghoir, jalan-jalan, renungan | Tinggalkan komentar
Tag: , , , , ,

Pesantren Mambaul Hikam Mantenan, Udanawu, Blitar, menyelenggarakan shalat Tarawih berjamaah sebanyak 20 rekaat plus shalat sunah witir 3 rekaat ini, dikerjakan dalam waktu 15 menit. Durasi yang singkat ini menarik perhatian anak muda di sekitar pesantren yang jumlah lebih dari 5000 orang, baik tua maupun muda setiap malamnya. Continue Reading Tarawih Kilat 15 Menit: Fokus dan Melipat Waktu…

Cantik

6 November 2014 pukul 17:02 | Ditulis dalam jalan-jalan | Tinggalkan komentar
napa ya, sore ini dia keliatan cantik

napa ya, sore ini dia keliatan cantik bagiku

Penghina Jokowi Masuk Bui, Penghina Nabi…..???

30 Oktober 2014 pukul 12:23 | Ditulis dalam curhat, hikmah, irodatul khoir lil ghoir, kehidupan, politik, renungan | Tinggalkan komentar

Melihat kasus buruh tukang sate yang masuk bui, jadi ingat kasus para pelaku penghinaan dan penodaan terhadap Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, kepada istri dan sahabat beliau.

Ada hal yang jelas berbeda. Derajat kepresidenan jelas berbeda dari derajat kenabian. Secara aqidah lebih tinggi dan mulia derajat nabi ketimbang presiden. Gak level…

Derajat kenabian ini diturunkan dari Allah Pencipta semesta alam. Dan tindakan Nabi adalah: Continue Reading Penghina Jokowi Masuk Bui, Penghina Nabi…..???…

Sumpah Pemuda: Fakta atau Dusta?

29 Oktober 2014 pukul 05:01 | Ditulis dalam aku gak tanggung, irodatul khoir lil ghoir, politik, renungan | Tinggalkan komentar

”Kongres Pemoeda-Pemoeda Indonesia” memasuki tahun yang ke- 86. Hasil rapat ini diberi judul ”Poetoesan Congress Pemoeda-pemoeda Indonesia,” yang di kemudian hari ”diganti” judulnya menjadi ”Soempah Pemoeda” oleh Muhammad Yamin. Bila mengacu pada dokumen asli, pemuda Indonesia tidak pernah bersumpah pada tahun 1928 silam. Rapat yang digagas selama dua hari (27 – 28 Oktober 1928) oleh Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia (PPPI) saat Kongres pemuda II di gedung Indonesische Clubgebouw di Jalan Kramat Raya 106, Jakarta, hanya menghasilkan suatu ”putusan”. Lantas, bagaimana perubahan judul sekaligus isi putusan menjadi Sumpah Pemuda?

Menurut Peneliti Pusat Studi Sejarah dan Ilmu-ilmu Sosial (Pussis), Universitas Negeri Medan (Unimed), Erond Damanik, menerangkan bahwa telah terjadi rekayasa sejarah terhadap peristiwa yang hingga kini dikenal sebagai ”Sumpah Pemuda”. Perubahan kata ”Putusan Kongres” menjadi ”Sumpah Pemuda,” berawal dari  dari Kongres Bahasa Indonesia Kedua yang diadakan di Medan pada 28 Oktober 1954. Erond menuturkan bahwa Yamin berperan penting dalam pembelokan kata Putusan Kongres. Dengan lihai ia merumuskan skenario baru terhadap judul beserta isi Putusan Kongres Pemuda-pemuda Indonesia. Continue Reading Sumpah Pemuda: Fakta atau Dusta?…

Format Arab di Asus Zenfone 6 Kitkat

24 Oktober 2014 pukul 21:24 | Ditulis dalam komputer-hp-gadget | Tinggalkan komentar

Sejak beberapa hari ini ada notifikasi update firmware ke versi 4.4.2 (kitkat) di Zenfone 6.

Masih aku abaikan. Belum perlu.

Tapi kemarin pagi dengan beberapa pertimbangan, aku putuskan buat download dan install. Siapa tahu masalah nulis Arab yang selama ini menyulitkan jadi beres.

Maka hari itu Kamis 23 Oktober 2014 jam 5 pagi aku putuskan buat update Asus Zenfone 6 ke versi Android 4.4.2

Gak pake lama. Cuma sekira makan tempe goreng, download dan install selesai. Langsung aku lihat di system udpate jadi begini: Continue Reading Format Arab di Asus Zenfone 6 Kitkat…

Pasar Jum’at Karanganyar Mandeg

24 Oktober 2014 pukul 21:09 | Ditulis dalam aku gak tanggung, iseng, jalan-jalan, kehidupan | Tinggalkan komentar

Tadi siang pas ada urusan di sebuah kantor di jalan Lawu seberang Masjid Raya Karanganyar, aku dengar beberapa orang ngobrol di barisan belakangku.

Itu sih, gara-gara setoran ke pemerintah kurang, terlalu kecil malah… buat biaya operasional minus. Jadi ditutup.

Bukan Bu… saya dengar sih, karena semakin sering dan banyaknya anak sekolah bolos cuman mau jalan ke sana.

Nggak ah… kan banyak pegawai yang habis senam bukannya balik kantor tapi malah asyik belanja.

Tapi yang saya dengar beda lagi, Ibu… kata tetangga saya, ditutup sama Bupati yang baru. Karena para pedagang dan juga para pembeli pada mengabaikan sholat Jum’at. Kan pasarnya di alun-alun masjid Raya Karanganyar. Aneh kan kalau yang sholat ya tetap sholat sedang yang jualan tetap aja jualan… Continue Reading Pasar Jum’at Karanganyar Mandeg…

Budak Kontemporer

22 Oktober 2014 pukul 20:21 | Ditulis dalam hikmah, irodatul khoir lil ghoir, renungan | Tinggalkan komentar

Budak, Kuli, Orang Upahan, Jongos, Hamba Sahaya adalah sebutan penghinaan kepada manusia sebagai sebuah status atau profesi yang dianggap paling rendah, sehingga tidak disukai manusia pada umumnya. Namun faktanya hingga hari ini masih banyak ditemukan manusia yang bermental dan berperilaku seperti budak. Walaupun bentuk, istilah, simbol, atribut dan nama pun berbeda dari masa ke masa, antara satu peradaban dengan peradaban lainnya.

Zaman dahulu budak-budak dibelenggu dengan rantai, dipekerjakan dan diperas tenaganya habis-habisan, dan diberi upah ala kadarnya sekedar penyambung hidup saja. Biasanya budak-budak ini diperolah dari tawanan perang atau melalui transaksi jual beli. Ada juga budak-budak itu didapat dari hasil perburuan. Persis seperti memburu hewan, para pemburu mengejar sampai di pedalaman hutan-hutan Afrika dan Amazon, kemudian hasil buruannya dijual di pasar budak. Continue Reading Budak Kontemporer…

Pengalaman Pakai Asus Zenfone 6

10 Oktober 2014 pukul 07:26 | Ditulis dalam komputer-hp-gadget | 3 Komentar

Assalamu’alaikum.

Sudah 1 bulanan aku pakai Asus Zenfone 6. Ada sedikit pengalaman ini.WP_20141010_005

Bukan mau banding-banding sama merk lain, tapi sekedar pengalaman pribadi yang subyektif banget.

Kamera kok rasa dirasa masih kalah sama Lumia 720 ya? Padahal resolusi Zenfone lebih gede ketimbang Lumia. Begitulah, bukan hanya besaran resolusi yang akan menentukan hasil jepretan, tapi banyak faktor.

Respon terhadap perintah lebih oke ketimbang Lumia 720 sih. RAM sama Proc juga beda kelas.

Buat dipegang, kurang nyaman, sisi luar badan ponsel agak menyakiti telapak tangan. Meski punggungnya lengkung, sisi luarnya masih nekuk tajam. Dan lengkungan punggung itu buatku malah jadi agak menyulitkan. Kalau perangkat ditaruh diatas meja terus kita mau nulis atau tekan sana tekan sini, ponselnya goyang dombret ke kiri dan ke kanan. Coba punggungnya agak rata, terus sisi luarnya yang dibuat lengkung halus, kayaknya lebih oke. Continue Reading Pengalaman Pakai Asus Zenfone 6…

Proteksi Sebagian Range di MS Excel 2013

25 September 2014 pukul 20:36 | Ditulis dalam komputer-hp-gadget, tutorial | 3 Komentar

Assalamu’alaikum…

Mau memproteksi sebagian range pada MS Excel 2013, agar sebagian cell atau range bisa diisi data dan sebagian lain yang berisi rumus jadi aman dari perubahan oleh user lain?

Pengalaman pribadi.

Beberapa hari ini aku dibuat pusing oleh sebuah kreatifitas orang, untuk tidak menyebutnya “usil”.

Pembukuan yang aku buat, yang aku isi rumus-rumus dan ngelink dengan worksheet dan workbook lain di komputer, error…

Usut diusut ternyata ada tangan kreatif yang menghapus rumus dan mengubah posisi pembukuan dengan cara yang salah, piye jal…. Continue Reading Proteksi Sebagian Range di MS Excel 2013…

Mewah Apanya

6 September 2014 pukul 22:14 | Ditulis dalam budaya, hikmah, irodatul khoir lil ghoir, kehidupan, renungan, romantika | Tinggalkan komentar

Beberapa hari lalu aku ziarah ke seorang teman yang jadi ustadz di sebuah pesantren di kota Solo. Kebetulan pas dia lagi bersih-bersih kompor minyak.

Mau dipakai lagi, Kang…

Lha minyak tanahnya gimana? Aku mengerenyitkan dahi.

Beli entar di warung dekat sini.

Ya sudah aku temani dia.

Sekedar info, tuh kompor adalah sodaqoh dari seseorang di beberapa tahun yang lalu. Masa di mana minyak tanah masih jadi barang biasa, dan LPG masih jadi barang mewah.

Selesai, terus nyari minyak tanah di warung. Continue Reading Mewah Apanya…

First Impression Asus Zenfone 6

31 Agustus 2014 pukul 10:02 | Ditulis dalam komputer-hp-gadget | 1 Komentar

Assalamu’alaikum…

Berangkat dari rasa penasaran dengan fenomena Asus Zenfone baik seri 4, 5 atau 6, ane keslomot pengin nyoba make terserah versi yang mana.

Ane nyari di beberapa outlet di Solo, langka. Pas kemarin ada perjalanan ke Madiun, ada isu katanya ada outlet yang ngejual sesuai harga standar, yang 4 dihargai Rp 1.099.000 dan seterusnya. Ane datangi outletnya. Tinggal sebiji Zenfone 5 dihargai Rp 2.500.000. Harga standar ternyata hoax… batal beli.

zenfone6Ya sudah, pake jalan biasa seperti buntu, pake jurus pamungkas saja.

Langsung kontak dengan para juragan handphone, nemu satu yang ready tapi seri 6 warna putih. Ambil. Dapet harga Rp 3.200.000 pas plus bonus kartu IM3 nomer cantik. Yo wis alhamdulillah.

Langsung buka bungkus sekalian isi kartu dan aktifasi sudah ditangani si juragan. Ane tinggal pancal…

Nyentuh pertama, kesan elegan langsung terasa. Luasnya layar masih bikin shock, kan biasa pakai Lumia 720 yang kini kelihatan mini nyantai di samping Zenfone 6. Continue Reading First Impression Asus Zenfone 6…

Sahur On The Road, Antara Ibadah dan Tindakan Jahiliyah

22 Juli 2014 pukul 09:18 | Ditulis dalam aku gak tanggung, budaya, jalan-jalan, kehidupan, renungan | Tinggalkan komentar

Ahad 20 Juli 2014.

Twitter TMC Polda Metro Jaya berkicau, sekitar pukul 03.20 WIB terjadi tawuran antar peserta SOTR di depan Monas. Keributan tetap terjadi meski Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Restu M Budyanto memantau kegiatan Sahur On The Road di Bundaran Hotel Indonesia.

Polda Metro Jaya berjanji akan menindak tegas aksi SOTR (Sahur on the road) yang mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Meskipun begitu, Polda tidak mengadakan patroli khusus pada waktu sahur.

“Kita lakukan patroli skala besar, siang dan malam, untuk ciptakan rasa aman di masyarakat. Sampai saat ini, belum ada keluhan atau laporan dari masyarakat terkait itu (sahur on the road yang mengganggu),” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto dalam pesan singkatnya. Continue Reading Sahur On The Road, Antara Ibadah dan Tindakan Jahiliyah…

Imsak Tanda Stop Sahur?

10 Juli 2014 pukul 08:45 | Ditulis dalam ibadah gaul, irodatul khoir lil ghoir, jalan-jalan, kehidupan | Tinggalkan komentar

Assalamu’alaikum.

Cerita seputar sahur di perjalanan.

Suatu malam, aku dan teman sahur di warung hik di Jawa Timur.

Lagi asyik nggigit tempe eh…. imsyaaak………..imsyaaaaaaaaaaaak……….. panjang banget ya

Pak, mpun imsak loh…. seru si penjual nasi hik.

Nggih, Pak.

Aku pun lanjutkan makan sahur bersama teman.

Loh, kok taksih dhahar, Pak… Continue Reading Imsak Tanda Stop Sahur?…

Laman Berikutnya »


Entries dan komentar feeds.