Anak Ngegame Orang Tua Bangkrut

18 Januari 2014 pukul 07:01 | Ditulis dalam irodatul khoir lil ghoir, jalan-jalan, keluarga | Tinggalkan komentar

Para orangtua di Indonesia sebaiknya belajar dari kesalahan orangtua di Amerika. Akibat membiarkan anak-anaknya membeli aplikasi game (awalnya gratis), para orangtua tiba-tiba mendapati kondisi keuangan rumah tangga mereka tersedot untuk membeli ragam aplikasi di Apple App Store.

Apple Inc pun meraup untung triliunan rupiah. Tapi rupanya cara-cara ini membuat para orangtua berang, Mereka pun melakukan gugatan class action, dan atas perintah otoritas setempat, isi brangkas Apple Inc pun harus dibongkar demi mengembalikan uang hasil penjualan aplikasi yang dibeli anak-anak di bawah umur itu.

Apple Inc. harus kehilangan duit tak kurang dari $ 32,5 juta atau sekitar Rp 392 miliar untuk menjawab keluhan orangtua yang anak-anak menjadi korban aplikasi mobile yang dibeli tanpa persetujuan mereka. Akibat aplikasi yang dibeli anak-anak itu, para orangtua mengalami kerugian finansial rumah tangga mereka.

Di bawah aturan ketetapan itu, diumumkan pada Rabu (15/02/2014), Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat (FTC), memerintahkan Apple mengubah cara penagihan, yang mengharuskan keterlibatan orangtua dalam memutuskan membeli aplikasi di toko aplikasi Apple App Store.

Chairman FTC Edith Ramirez mengecam cara-cara bisnis yang tak bermoral. “Walaupun Anda menjalankan bisnis di arena mobile atau di pinngir jalan, lakukan perlindungan konsumen secara fundamental,” kata Edith.

“ Anda tidak bisa mendapatkan uang untuk barang-barang yang dibeli konsumen yang tidak memiliki otoritas membelinya,” tegasnya.

Edith menduga anak-anak menghabiskan uang jutaan dolar tanpa sepengetahuan orangtua mereka. Seorang ibu menceritakan, anak perempuannya menghabiskan 2.600 dolar untuk bermain game “Tap Pet Hotel”.

Ramirez mengatakan Komisi telah menerima puluhan ribu complain dari konsumen, terkait pembelian aplikasi game untuk anak-anak seperti Dragon Story  atau Tiny Zoo Friends.

Daripada harus menghadapi tuntutan hukum yang panjang, mahal, dan sudah melelahkan, CEO Apple Inc Tim Cook memutuskan menjalankan perintah dari FTC. Sebelumnya, Apple menghadapi sebuah class action (tuntutan hukum dari masyarakat) pada bulan Juni tahun  lalu, yang mengharuskan Apple membayar $100 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun kepada orangtua yang anak-anaknya membeli produk dari Apple tanpa seijin mereka.

Cook juga mengatakan patuh untuk mengubah sistem penagihan yang disarankan FTC guna menyelesaikan masalah ini. Untungnya, hal itu memang sudah direncanakan oleh Apple sendiri sebelumnya menghadapi gugatan dari masyarakat dan perintah FTC. Jadi klop-lah.

“ Rasanya tidak benar bagi FTC untuk menuntut melampaui sebuah kasus yang sudah siap ditetapkan,”  tulis Cook dalam memo-nya. “

Banyak uang yang dikeluarkan oleh anak-anak untuk melakukan pembelian dalam aplikasi atau game (in-app purchase) setelah mereka mengunduh aplikasi gratis.

Yang dibeli biasanya berupa fitur tertentu, upgrade aplikasi, atau benda-benda dalam sebuah game seperti koin dan lainnya. Hal ini merupakan salah satu cara developer untuk mendapatkan keuntungan.

Sebagian besar orangtua bahkan membiarkan anak-anaknya untuk mengunduh permainan gratis, tanpa berpikir bahwa anak-anaknya bisa menghabiskan ribuan dolar setelah mengunduh game tersebut.

Begitu berita yang aku kutip di SINI

Salah seorang guru yakinku pernah berkata:

ليس في الدنيا مجانا

Gak ada yang gratis di dunia ini Bro….

Rasa dirasa, hampir semua urusan bisnis ujung-ujungnya adalah nyari untung. Mana mungkin gratis. Kalau pun gratis, itu hanya penampakan diawal doang…. gitu aja.

Trus… ngapain juga sih orang tua pada bangga kalau anak bawah umurnya bawa-bawa hape canggih gitu. Liat aja… banyak ABG rusak gara-gara mental gak siap trus bawa gadget trus porno-pornoan trus gitu deh…. Yang tua juga gak beda.

Emang manusia “modern” pada gak takut dosa kali ya. Astaghfirullaaaah…..

Semoga berguna

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: