Cuma Bisikan

23 November 2010 pukul 09:34 | Ditulis dalam ibadah gaul, irodatul khoir lil ghoir, kehidupan, keluarga, renungan | 1 Komentar

Suatu kali aku bertemu seseorang di masjid habis subuhan. Trus ngobrol, bla…bla….bla…. sampai pada suatu pembicaraan, orang itu menyampaikan keinginan untuk menghadirkan seorang ustadzah di lingkungan kerjanya yang kebetulan memiliki beberapa orang karyawati. Dia minta agar diadakan kajian khusus akhwat di sana. Waktunya pagi hari menjemput jam buka toko. Kira-kira jam 08.30 pagi kajian mesti sudah selesai dan karyawati bisa tetap bekerja sebagaimana biasa.

Dia juga berpesan, bahwa dalam kajian ini yang sebenarnya sangat diperlukan adalah meningkatkan etos kerja dan motivasi kerja bagi para karyawati. Terus terang harapan ini muncul karena menurut pengamatan sang pekerja yang bekerja sebagai pengamat kinerja para pekerja yang bekerja di tempat kerja itu…..(dasar kurang kerjaan memperbanyak kata “kerja” di paragraf ini), ada beberapa karyawati yang kurang sesuai dengan harapan dalam bekerja. Tetapi ditemukan juga ada yang memiliki semangat tinggi tetapi tak lama sesudah itu gaya hidup berubah radikal. Sok kaya, glamour, sekaligus kampungan. Namun ada juga yang nafsu besar tenaga kurang, terutama mereka yang sudah berumah tangga. Hal terakhir ini masih bisa dimaklumi karena kesibukan di rumah tentu saja sudah menguras energi, namun disisi lain fenomena ibu rumah tangga yang bekerja ini menunjukkan kesulitan sang suami memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Demikian pandangan mata sang pengamat, dan ini bisa subyektif loh…

Sesudah berbusa-busa dianya bicara, giliran aku yang bicara.

Begini Mas, saat ini memang motivasi yang sangat cocok dan manjur untuk memacu kinerja para karyawan di tempat kerja manapun adalah agama. Nilai-nilai yang selama ini banyak diabaikan. Selama ini orang banyak dimotivasi oleh uang atau kedudukan, dan mereka sudah bosan. Maka dicarilah warna lain, dan itu adalah agama dan ibadah.

Lalu diundanglah para dai muda nan keren dan energik pula. Atau mubalig-hot yang tentu saja menarik untuk disimak lenggang kata dan merdu suaranya, apalagi yang kerjaan pokoknya jadi aktor, atau aktris sekaligus penyanyi. Bakalan laris manis nih kajiannya…

Lalu dai atau mubalig dan mubalig-hot yang lagi hit ini membacakan sebagian ayat Al-Qur’an, menerangkan kepada audiens dan para penonton. Disampaikan betapa bekerja merupakan ibadah. Karena itu siapa saja yang giat bekerja maka sebenarnyalah orang ini sedang giat beribadah. Allah meridloi orang-orang yang giat beribadah. Allah menghargai usaha orang yang beribadah. Tersedia ganjaran yang besar di akhirat dan sebagian akan diberikan di dunia berupa kenikmatan hidup dan fasilitas hidup lainnya. Kehidupan akan terasa mudah. Kenikmatan ada di mana-mana. Demikian mudah hidup di dunia kalau orang mau giat beribadah (baca: bekerja). Demikian banyak nikmat Allah dan itu semua merupakan tanda belas kasihNya dan harus disyukuri sekaligus ditingkatkan lagi.

 Bla….bla….bla…..

Sudahlah…

Kira-kira bahasaku, orang ini ingin meningkatkan profit usahanya dengan “mempekerjakan” konsultan “kejiwaan” yang bertitel ustadz/ustadzah. Gak tahu bakalan digaji berapa sang konsultan nantinya. Secara teori tentunya mahal dong, belum lagi kalau jam kerja pagi itu dihitung lemburan….

Atau kalau memang dibungkus sebagai ibadah malah bisa gratis tuh. Toh nanti sang ustadz/ustadzah akan mendapat pahala yang lebih besar di akhirat.

Hehe… bisa ajjja.

Dalam hati kecil dan lubuk hatiku yang paling dalam…nun jauh di dalam sana, ada yang berbisik lembut tapi jelas sekali. Begini bisikannya:

Sssst….Bib, itu mah orang yang mau manfaatin agama  buat ngembangin harta dan dunia….. mempolitisir agama buat kepentingan dunia oii… ngerayu ulama buat nyenangin hatinya… ati-ati lu…

(Terserahlah apa komentar orang. Ini kan cuman bisikan….)

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Bisikan yang mengena bang… gaya anggota DPR …


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: