Mulai 31 Desember 2009, Makanan Kita Mau Diracuni

22 April 2009 pukul 11:32 | Ditulis dalam jalan-jalan | 2 Komentar

Alhamdulillah. Hari ini pesananku dateng. Kepala kambing yang dibuat brongkos. Masakan yang warnanya agak hitam tapi tak sehitam rawon. Hmmm, salah satu kesukaanku sejak kecil. Dulu Ibu suka bikin masakan ini, jadi kebawa sampe sekarang.

Tapi bukannya aku mau ngulas makanan bak wisata kuliner, tapi ini gara-gara pertanyaan tetangga. Mas, brongkosnya pesen ke mana sih kok dianter pake mobil segala? Begitu…

Aku bilang, pesan ke teman. Biar jauh yang penting aman.

Aman? Maksudnya?

Ehm….hare gene kita mesti ati-ati kan soal makanan. Mulai makanan kecil sampe besar. Makanan basah sampe kering. Dari buah sampe sayuran. Dari makanan bungkus daun sampe kemasan pabrik.

Ingat sama kasus daging sapi dicampur daging celeng (babi)?, ingat formalin dalam tahu dan bakso? Ingat fluorida dalam minuman? Ingat melamine pada susu kemasan? Atau kasus-kasus lain yang serem-serem gitu?

Atau YANG INI….atau INI, atau gimana kalo ada yang ngomong MULAI 31 DESEMBER 2009, MAKANAN KITA MAU DIRACUNI…

Bukan apa-apa, tapi selama ini memang sudah banyak fakta. Masa masih sembrono juga. Keledai dungu aja gak jatuh ke lobang yang sama sampe dua kali…..

Mungkin gak begitu berarti bagi orang lain tapi selama ini bagiku cukup berarti. Aku mencoba konsisten soal belanja daging atau makanan matang lain. Mau makan di warung juga mesti ati-ati. Ke teman yang sudah kenal baik luar dalam (untung temanku banyakkk…) atau nyembelih ndiri ayam atau kambing. Aku punya pisau daging dan buat nyembelih sapi loh….. Buat jajanan anak-anak juga mesti rela merepotkan diri demi kemanan dari segala bahaya yang mengancam…..

Selain buat ati-ati soal kesehatan juga yang lebih puentinggg adalah soal halal haramnya. Aku biasa pesan makan jadi ke teman dengan resep utama non MSG. Agak aneh bagi orang kebanyakan, tapi karena yang jadi kokinya sudah kenal ya oke-oke ajah….

Sekedar info tambahan bagi yang males langsung ke TKP, aku kopas saja dari forum samping rumah

Senin, 20 April 2009 | 04:26 WIB

BANDA ACEH,kompas..com-Heifer Internasional Indonesia, sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) Amerika Serikat yang bergerak di bidang nirlaba, mengulirkan 105 ekor sapi dan 400 ekor kambing kepada petani miskin korban tsunami di Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.

“Bantuan sapi dan kambing yang diluncurkan dalam paket kemanusian sejak tahun 2008 itu sudah mulai berkembang dan penerimanya juga bertambah,” kata Direktur Heifer Internasional Indonesia, Hendrik Sitorus, di Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (19/4).

Ia mengatakan, dari 105 ekor sapi siap kimpoi yang diberikan tahun lalu, kini sudah memiliki sebanyak 20 ekor anak yang siap digulirkan kepada petani lain yang belum menerima bantuan ternak tersebut.

Pengguliran 20 ekor anak sapi dari pihak pertama kepada pihak yang belum menerima itu ditandai dengan acara adat (ijab kabul), karena bantuan sapi sifatnya amanah yang harus dipatuhi dan tidak boleh dingkari. Masing-masing warga penerima bantuan sapi yang berasal dari Desa Cot, Mon Mata, Keutapang, dan Ulung Sibreh itu turut menghadiri serah terima sapi bergulir 20 ekor kepada petani lainnya yang sebelumnya belum memperoleh bantuan.

Hasbi, ketua kelompok tani di desa tersebut, mengatakan tidak mengalami kendala setelah menerima bantuan, seperti penyakit atau makanan ternak . “Kami selalu berkoordinasi dengan petugas penyuluhan lapangan dari tim kesehatan hewan untuk perawatan sapi dan pola makanan serta manajemen pemeliharaan,” katanya.

Selain sapi, katanya, peternak di daerah tersebut sebelumnya juga menerima bantuan sebanyak 400 ekor kambing untuk pemberdayaan ekonomi petani. Namun, Hasbi mengakui kambing-kambing tersebut gagal berkembang karena sebagian besar mati terkena penyakit.

Belajar dari kegagalan tersebut, petani saat ini berupaya mengembangkan sapi dengan manajemen pemeliharaan tidak dilepas, melainkan “dikandangkan” di lapangan terbuka. “Kebiasaan buruk petani selama ini, ternak sapi dibiarkan berkeliaran tanpa ada kandang dan ternak-ternak itu tidur di jalan raya pada malam hari,” katanya.

+++++++++++ tapi!!! waktu g browsing di internet

guess what!!Heifer Internasional penyumbangnya ISRAEL gan!! bahkan ada situsnya www.emitz.com/great-mitzvah-projects ..
salah satu proyeknya
MAZON: A Jewish Response to Hunge . kata “mazon” identik dari freemason.. a jewish.. aneh kan gan?

tapi setidaknya di indo ada juga yg sadar gan
ne

HTI Imbau Perangkat USO Tidak dari Israel
Senin, 20 April 2009 – 17:16 wib
text TEXT SIZE :
Susetyo Dwi Prihadi – Okezone

JAKARTA – Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) meminta agar PT Telkomsel yang menggarap Universal Service Obligation (USO) di beberapa kawasan Indonesia, agar tidak menjalin kerja sama dengan perusahaan asal Israel.

“Kami menghimbau agar Telkomsel dalam melaksanakan program USO dari dirjen Postel di 8 ribu lokasi di wilayah Indonesia tidak menggunakan produk-produk Israel seperti, Shiron dan Gilat,” demikian pernyataan sikap HTI, melalui keterangan resminya, Senin (20/4/2009).

Bagi HTI, pemakaian produk Israel dalam menjalankan USO akan memberikan jalan kepada Israel untuk bisa mengakses informasi dari berbagai wilayah di Indonesia secara leluasa. Terlebih HTI menilai kalau, kedua perusahaan tersebut merupakan pemasok, yang disinyalir didukung oleh kekuatan Zionis.

Kecurigaan ini semakin bertambah, dengan adanya campur tangan negara Israel. Ditambah, penawaran harga yang ditawarkan lebih rendah atau murah dari perusahaan sangat jauh dari harga pagu. Oleh HTI, ini dinilai sebagai jalan untuk memenangkan produk Israel, dan memuluskan misi negara Israel untuk dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi penting di Tanah Air.

“Kami khawatir begitu jaringan Telkomsel di 8 ribu lokasi tergelar, maka hampir seluruh wilayah di Indonesia tidak lagi menjadi tempat yang aman. Karena dengan memasok produk untuk 8 ribu remote jaringan itu, maka praktis seolah Israel mempunyai jaringan komunikasi di Indonesia,” tandas HTI.

tolong di update ke depan n di share, dan kalau ada kesalahan , tolong dikoreksi ya gan.. dan kenapa ga ada yg ngusulin untuk ngebuat satu thread yg ngumpulin smua inpo ini gan. sapa tau berguna…

Gimana coba, kalau semua bidang sudah dikeroyok sama orang asing yang musuhin kita…??? makanan…..telekomunikasi….tambang…..bahkan bantuan pun nyimpan udang dibalik batu…

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Wah,emang harus makin hati-hati nih..

  2. […] 4. Yakinku […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: