PKS Bantah Dukung Valentine

20 Februari 2009 pukul 06:39 | Ditulis dalam aku gak tanggung, jalan-jalan, politik | Tinggalkan komentar

BANTUL (Joglosemar): Rencana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Depok, Jawa Barat yang menggunakan momentum Valentine Day untuk meraup suara pemula, mendapat dukungan FPKS DPRD Bantul.

Sementara Majelis Ulama Indonesia (MUI) DIY mengimbau kepada partai yang berbasis massa muslim untuk tidak memanfaatkan momentum hari Valentine untuk keperluan kampanye. Pasalnya dalam Islam tidak ada dalil yang menyatakan hari valentine adalah hari kasih sayang.

“Tentunya partai dalam berkampanye ingin memperoleh suara terbanyak, sehingga momentum hari Valentine layak digunakan untuk mencari suara dari kalangan muda,” kata Ketua FPKS DPRD Kabupaten Bantul Agus Sumartono di Gedung DPRD Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Selasa (10/2).

Bagi PKS, lanjut Agus, semua hari adalah baik sehingga tidak ada alasan untuk mengultuskan hari kasih sayang itu. Namun demikian untuk berkampanye, perlu ada strategi agar pesan yang disampaikan mengena kepada kalangan yang dituju khususnya kalangan muda.

“Dari DPP PKS tidak ada instruksi menggunakan Valentine untuk berkampanye, namun hal tersebut murni dari keinginan pengurus PKS yang di bawah dan itu sangat efektif bagi kota sebesar Depok, dibandingkan kota kecil seperti Kabupaten Bantul,” tandasnya.

Pria yang kerap dipanggil Guston ini menambahkan, penggunaan momentum Valentine Day tidak akan menghapus citra PKS sebagai partai yang berbasis pendukung kalangan  muslim. “Citra partai yang berbasis muslim tidak akan jatuh akibat menggunakan momen Valentine, dan tidak mengultuskan hari Valentine yang berasal dari budaya Barat,” tuturnya.

Parpol Kurang Jujur

Terpisah MUI DIY mengimbau sebaiknya partai yang berbasis massa muslim untuk tidak memanfaatkan tidak menggunakan hari Valentine untuk keperluan kampanye. “Hari Valentine tidak sesuai dengan dalil yang ada dalam agama Islam,” terang Thoha Abdurrahman, Ketua MUI DIY.

Menurutnya jika partai Islam menggunakan hari Valentine untuk berkampanye telah menyalahgunakan budaya atau agama oleh partai politik karena pada umumnya parpol kurang jujur karena berlomba-lomba memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya dengan sistem ekonomi kapitalis atau ekonomi liberal.

“Jika kondisi terus berlangsung maka parpol telah mengajarkan masyarakat untuk menjadi pencuri, mengajar orang menjadi koruptor ataupun mengajarkan seseorang untuk berkasih sayang berdua-duaan,” tandasnya.

Itu beritanya.

Lalu yang ini bantahannya,

BANTUL (OKEZONE) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Bantul membantah mendukung rencana dari PKS Kota Depok yang akan menggunakan momen hari Valentine untuk berkampanye.

Bahkan, PKS Bantul juga menyatakan sepakat dengan Majelis Ulama Indonesia Yogyakarta yakni tidak memanfaatkan momen Valentine untuk kegiatan kampanye.

“Saya mau meluruskan pemberitaan di media tentang dukungan PKS Bantul menggunakan hari valentine untuk kampanye. Yang benar PKS Bantul akan menggunakan media atau sarana yang tidak melanggar prinsip seperti yang ditetapkan oleh MUI Yogyakarta,” terang Ketua Fraksi Keadilan Sejahtera DPRD Kabupaten Bantul Agus Sumartono di Bantul, Kamis (12/2/2009).

Menurut Agus, PKS Kabupaten Bantul hingga saat ini juga tidak ada rencana menggunakan hari valentine untuk melakukan kampanye. Karena bagi PKS, semua hari adalah baik adanya dan tidak ada pengkultusan hari Valentine karena tidak sesuai dengan ajaran Islam.

“Saat itu saya hanya mengomentari rencana PKS Kota Depok yang akan memanfaatkan momen valentine untuk berkampanye, dengan memberi kue, coklat dengan diselipkan tanda gambar partai atau nama caleg. Sehingga pernyataan saya tidak ada kaitannya dengan PKS yang ada di Kabupaten Bantul,” tuturnya.

Lebih lanjut Agus menyatakan, agenda sosialisasi bagi pemilih pemula atau anak muda dilakukan door to door pada Sabtu dan Minggu yang kebetulan bersamaan dengan hari valentine.

“Waktunya bersamaan dengan hari Valentine, sehingga tidak ada kaitannya PKS menggunakan hari valentine untuk berkampanye. Karena sebelum hari valentine, setiap Sabtu-Minggu sudah melakukan penjaringan pemilih pemula,” ujar Gus Ton panggilan akrab Agus.

Yang ini komentarnya,

Ngeliat sepak terjang PKS akhir-akhir ini emang rada-rada nyeleneh gitu. Eittt…. sebentar. Kok yang diomongin PKS doang, partai lain kok didiemin??? Ya iyalah, lha wong tadinya sebagian penduduk Indonesia sudah pada berharap partai ini bisa ngebawa harapan mereka agar terwujud. Eh kok malah jadi gini. Artinya banyak dari mereka yang peduli dengan PKS kan? Makanya mestinya PKS ati-ati dong, jangan bikin langkah yang malah bikin kesrimpet.

Untungnya aku emang gak ikut-ikutan hal partai-partaian gini sih. Sejak dulu malah…

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: