Kader Apes

7 Februari 2009 pukul 11:26 | Ditulis dalam aku gak tanggung, jalan-jalan, politik, renungan | 4 Komentar

Gaga-gara ketangkap basah tertelungkup tertidur termalu-malu di sebuah panti pijat, kader PKS mesti mundur dari keanggotaannya sebagai anggota DPRD Kota Jambi. Aku nyangka, mestinya ada yang kebakaran jenggot dong. Selama ini PKS kan dikenal sebagai partai dakwah yang bersih.

Meski aku bukan anggota partai ini bahkan partai manapun, aku sempet khawatir juga. Agak su’udlon dikit nih, kalau salah ya tolong dibetulin, maksudnya diralat gitu. Aku pernah dapet sebuah apa namanya, yang bunyinya begini,

Sebuah kesalahan tidaklah berdiri sendiri. Dia bisa saja merupakan buah dari kesalahan terdahulu, atau dia merupakan awal dari kesalahan berikutnya. Kecuali orang mau berhenti dan bertaubat.

Nah, su’udlonku begini, jangan-jangan ini baru puncak gunung es doang. Kan akhir-akhir ini semakin nampak saja gimana faktor duniawi semakin menggoda para kader partai ini, juga gaya yang semakin berani plus isu kader perempuan yang semakin semarak….. Mudah-mudahan aku salah.

Kalau gak salah dengar, beberapa waktu lalu ada pernyataan dari partai bahwa media jangan membesar-besarkan perkara ini dong. Lha wong dia si kader apes itu kan tidak sedang berbuat ma’siyat. Dia kan cuman pijet doang. Gak papa kan lha wong orang capek kan mesti dipijet.

Iya sih. Ini kan aib sbenarnya. Gak layak dijadiin konsumsi publik. Sesama muslim mesti menjaga kehormatan sesamanya. Tapi kadang-kadang hal ini malah dimanfaatkan sih…..

Ada sebuah sikap hati-hati yang mestinya dimiliki oleh orang berposisi di masyarakat. Dalam banyak hal, orang begini mestinya tidak lagi memperkarakan hal halal atau haram. Namun lebih dari itu, dalam hal hal haram sudah barang tentu dia jauhi. Namun sekali lagi, lebih penting lagi adalah, bahwa dalam hal-hal yang halal pun dia mesti lebih memilih yang lebih utama dan berhati-hati.

Katakanlah dia memang pijet, yang mijet memang dukun pijet LAKI-LAKI bukan PEREMPUAN. Tapi kenapa juga sih milih tempat juga mesti ke panti pijet meski tradisional. Yang anak kecil aja tahu kalau tempat beginian berkonotasi buruk. Kalau yang mijet adalah PEREMPUAN dan bukan mahram gimana? Walah…….masya Allah, beginian sudah gak masuk kategori deh……. Parahhhh….

Iya sih kalau menurut undang-undang negara gak ada yang dilanggar, apalagi HAM… bebas lah.

Ah…..

Jadi gimana dong…..???

Ada lagi sebuah nilai yang dianut oleh sebagian masyarakat, bahwa

Orang iseng berbuat iseng adalah biasa. Orang sopan berlaku sopan adalah biasa. Yang luar biasa adalah orang iseng berlaku sopan atau orang sopan berlaku iseng.

Meski iseng yang tidak berbahaya, tapi becik ketitik olo ketoro kan….

Isu hal mesum, judi, korupsi dan skandal iseng lainnya, amat sensitif bagi PKS dan partai lain yang mirip. Ini sebuah mata pelajaran pokok bagi mereka agar gak apes lagi.

Atau paling gak ini juga bisa jadi nasihat emas bagiku sendiri.

Bib, jangan sembrono kowe le……

4 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Semoga ini hanya satu oknum saja, harapannya semua partai melakukan hal hal yang bersih, jadi bukan tuntutan bagi partai islami saja..

    Salam…


    mudah-mudahan Mas….

  2. ya kita doakan semoga menjadi awal sebuah kebaikan

  3. dan mudah2an ini adalah akhir dari perjalanan si ‘kesalahan’…

  4. Lha itu yang ‘kebetulan’ konangan tho… lha yang nggak konangan?!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: