Suara Tanpa Rupa

3 Februari 2009 pukul 20:25 | Ditulis dalam jalan-jalan, renungan | 5 Komentar

Dulu seseorang pernah meramalkan bahwa akan ada masanya suara tanpa rupa. Nah yang ini bukan ramalan, ini fakta dan pelajaran. Tersebutlah kisah karamah mujahidin “pertempuran Al-Furqan” di Gaza yang masih terus bergulir. Kali ini disebutkan oleh khatib masjid Izzuddin Al-Qassam di wilayah Nashirat Gaza, yang telah ditayangkan oleh chanel Al-Quds.

Sang khatib bercerita, bahwa seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan tersebut.

“Saya telah menanam sebuah ranjau, namun setelah itu saya melihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah pasukan dengan jumlah besar dan banyak pula tank yang beriringan menuju jalan tampat saya menanam ranjau. Akhirnya saya putuskan untuk kembali, karena saya perkirakan ranjau itu tidak bisa bekerja optimal, karena jumlah musuh amat banyak,” ucap sang khatib, menirukan si pelaku.

Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar suara aneh. “Utsbut, tsabatkallah!” , yang maknanya kurang lebih, “tetaplah di tempat, maka Allah menguatkanmu. ” Ucapan itu, ia terdengar sangat keras dan berulang-ulang sebanyak tiga kali. Tak jelas siapa yang mengatakan dan dari mana asalnya.

“Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorangpun yang bersama saya,” ucap sang mujahid yang tak disebut namanya itu.

Tak disangka tak diduga, selang beberapa saat setelah peringatan itu, ranjau itu meledak dasyat. “Blarrr!”. Dan menghancurkan tank yang di dalamnya banyak pasukan Zionis-Israel.

“Akhirnya, saya memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Dan ketika sebuah tank melewati ranjau yang bersangkutan, terjadi sebuah ledakan yang menyebabkan tank hancur, dan banyak pasukan infantri Israel yang tewas, dan sebagian dari mereka telah diangkut oleh helikopter. Sedangkan saya sendiri dalam keadaan selamat,” ujar sang Mujahid, ditirukan sang khatib di salah satu masjid Izzuddin Al-Qassam.

Hingga ranjau meledak dan menewaskan puluhan serdadu Zionis-Israel, sosok yang berteriak itu tak ditemukan hingga kini. Sungguh, itulah tanda-tanda rahasia Allah.

Hidayatullah

5 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. serem kalau ingat itu,
    ga tega,,,


    ga tega apanya ya Mas…
    Salam kenal, matur nuwun sampun kerso mampir pinarak ing mriki…

  2. ya…alhamdulillah pasukan zionis israel hancur lebur dan untung aja sang mujahid mau menaati perintah SUARA TANPA RUPA tersebut.Aku yakin itu adalah pertolongan dari Allah

  3. untung yang mendengar suara tanpa rupa orang kuat imannya,coba klu orangnya muallaf,gimana ya….

  4. untung yang mendengar suara tanpa rupa orang yang imannya kuat,coba klu orangnya muallaf,gimana ya….

  5. untung yg mendengar suara tanpa rupa orang yang imannya kuat,coba klu org yg muallaf,gimana ya kisahnya nanti…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: