Tanda Akhir Zaman?

20 Januari 2009 pukul 08:21 | Ditulis dalam renungan | 1 Komentar

Gaza-Infopalestina : Apa yang terjadi di Gaza bukan hanya sebuah tragedy kemanusiaan yang dialami warga pada hari ke 24 serangan yang meluluhlantakan Gaza. Apa yang terjadi di Gaza tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Semuanya hancur bersama hancurnya perasaan menyaksikan pemandangan yang menyedihkan.

Di gerbang Al-Karomah misalnya yang terletak di sebelah utara Gaza, tidak ada satupun makhluk hidup yang tinggal di sana. Di benteng Andalusia, bangunan yang terdiri dari enam tingkat terpecah berkeping-keping. Seperti gergaji yang patah jadi dua. Orang tua, anak muda, laki-laki dan perempuan datang dengan berjalan kaki mengais sisa-sisa bangunan.

Ke sebelah utara di wilayah Tawaam, tampak prahara kemanusiaan begitu mengerikan. Abu Yusuf yang sudah tua renta datang bersama kedua anaknya dengan berjalan kaki. Ia tinggal bersama anaknya di Tawa’am. Namun roket Israel telah meluluh lantakan rumahnya. Abu Yusuf menggambarkan kesedihanya akibat kehilangan semua anggota keluarganya. Ia tidak bisa melanjutkan ceritanya, sambil memandangi rumahnya yang hancur dengan tatapan yang dalam.

Haji Ajrami (88 tahun) yang mengalami perang tahun 1948, perang 1956 dan perang tahun 1967, terperangah menyaksikan hasil perang kali ini.

Jika diteruskan ke utara tampak jalanan begitu lengang. Pohon-pohon zaitun pada tumbang, kawat listrik terjuntai ke tanah, aliran airpun terhenti. Sejumlah keluarga yang dapat selamat dari kejahatan Zionis, kembali ke perkampungan mereka untuk mencari sisa-sisa keluarga yang diperkirakan masih hidup di bawah reruntuhan. Para ibu menangais puing-puing rumahnya. Dengan deraian air mata yang tak terputus, para wanita itu mengais-ngais sisa-sisa reruntuhan dan mengambilnya lalu dikumpulkan apa saja yang masih bisa diselamatkan. Mereka memasukanya ke kantong pelastik yang ditentengnya.

Adapun anak-anak kecil mereka, sibuk mengumpulkan sisa-sisa peluru serta mencong roket Israel yang telah menghancurkan rumah-rumah mereka. Mereka juga mengumpulkan selongsong peluru yang berserakan paska serangan Israel ke wilayah tersebut. Mereka mengumpulkanya untuk dijual kepada kolektor sebagai tambahan uang sakunya, katanya.

Kehancuran dan kerusakan yang ditimbulkan akibat kejahatan alat perang Israel, tak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Apa yang terjadi di Gaza bukanlah perang yang diyakininya akan selesai. Bahkan mungkin ini adalah awal dari perang yang lebih dakhsyat lagi. Korbannya sudah jelas, anak-anak dan wanita yang berada di bawah tank-tank dan roket Israel.

Sementara itu,

Ismael Haniyah, PM Palestina mendeklarasikan kemenangan rakyat Palestina dalam perang melawan Israel di Jalur Gaza yang berlangsung selama 22 hari. Ia menyebut ini pertolongan Allah.

Dalam pidatonya di TV kemarin sore Ahad (18/1) ia menegaskan pasukan Israel harus meninggalkan Jalur Gaza secara penuh tanpa syarat apapun, membuka perlintasan, membebaskan Jalur Gaza dari blokade, tidak boleh ada lagi blokade setelah darah warga Jalur Gaza tumpah oleh kejahatan Israel. Ia menegaskan bahwa Palestina harus bekerja kembali menyempurnakan langkah-langkah yang sudah dimulai. Ia mengisyaratkan bahwa gencatan yang diumumkan oleh Palestina juga sebagai upaya memulai penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza, pembebasan blokade dan pembukaan perlintasan.

Haniya yang menegaskan bahwa apa yang terjadi di Jalur Gaza adalah kemenangan rakyat, dunia internasional dan kemanusiaan menyatakan bahwa rakyat Palestina saat ini berada dalam episode sejarah dan kemenangan historis. Kemenangan ini dinilai sebagai pintu luas menuju kemenangan pasti yang paling besar. Yakni kemenangan yang berdasarkan kepada komitmen memperjuangkan hak-hak, prinsip-prinsipnya, membebaskan tanah Palestina, mendirikan negaranya yang merdeka dengan kedaulatan penuh dengan ibukota Al-Quds, membebasakan semua tahanan Palestina di penjara-penjara Israel, kembalinya pengungsi ke kampung halaman mereka.

Ia menambahkan bahwa kemenangan ini akan dijadikan sebagai titik tolak mengembalikan kesatuan nasional Palestina dan dialog internal. Agar, kepentingan nasional bisa terwujud. Ia menyerukan agar segera mengkondisikan diri untuk menyukseskan dialog.

Pemerintah Haniyah juga akan terus mengawasi kondisi perlintasan, memberikan bantuan rakyat yang mengalami genosida dahyat dari Israel. Apa yang diinginkan oleh Israel berupa kerusuhan keamanan di Jalur Gaza tidak terjadi.

Ismael Haniya menegaskan pentingnya pengiriman Tim Investigasi internasional untuk melakukan penyelidikan kejahatan Israel terhadap warga Jalur Gaza. Ia meminta agar elit Israel diseret ke Mahkamah Internasional.

Haniya mengatakan bahwa pemerintah Palestina berharapan para syuhada Palestina diberikan tempat yang mulia disisi-Nya, mengambil pelajaran berharga dan memberikan penghormatan kepada Dr. Nazzar Rayyan, dan komandan Mendagri Palestina Syekh Said Shayyam. Semoga mereka semua diberi rakyat, keridelaan, dan kesembuhan segera kepada korban-korban luka.

Haniya menegaskan pihaknya akan segera memberikan bantuan kepada semua keluarga yang ditimpa musibah, rumah dan aset yang dihancurkan Israel, akan diberikan tempat tinggal alternatif secepatnya. Serta akan merehabilisasi kerusakan yang ditimbulkan oleh kejahatan Israel. ia meminta kepada bansga Arab dan Islam serta dunia internasional bertanggungjawab atas semua yang menimpa rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Haniya menyampaikan rasa terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada semua upaya, dukungan dana dan dukungan lain kepada rakyat Palestina di seluruh dunia. Karena dukungan itu telah memberikan kekuatan dan ketegaran dalam berjuang melawan Israel.

Apakah ini memang merupakan awal dari perang besar antara Muslimin dan Yahudi yang menjadi salah satu episode drama akhir zaman?

Wallahu a’lam.

Tapi yang pasti muslimin yang sadar diri pasti akan bersiap-siap menyambut datangnya hari itu.

Allahu Akbar…..!!!

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Allahu akbar


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: