Obama Malu Jadi Muslim

13 November 2008 pukul 07:09 | Ditulis dalam jalan-jalan, politik | 12 Komentar

SINAI Online: Setidaknya, ada dua lelucon dari pemilu Amerika Serikat (AS). Pertama, secara alami lagi-lagi topeng AS terbuka. Selama ini, AS petantang-petenteng membela minoritas. Di Indonesia, AS membela Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB), melalui United States Agency for International Development (USAID). Di Iran, tanpa kenal lelah AS membela aliran Bahaiyah. Di Mesir, AS mendukung Qibthi. Di Irak, AS membela Kristen. Dan yang pasti, AS membela Yahudi di sana-sini. Ini sekilas menunjukkan bahwa AS adalah pembela kebebasan beragama sejati, demi menegakkan demokrasi di muka bumi.

Tapi dari teropong pemilu, tampak kesimpulan di atas sebagai topeng. Karena gelombang hujatan menerpa Obama, sebab ia muslim. Seorang muslim memang tidak mungkin menjadi presiden Amerika, tapi dari sinilah lelucon itu tercipta. Hanya karena kakek buyut muslim, cukup bagi warga AS menuduh Obama teroris, rasis, dan diancam bunuh, sehingga Obama harus dikawal ketat. Di AS, ternyata predikat muslim merupakan cela fatal yang menjadi jurus andalan menjatuhkan lawan menuju gedung putih.

Tidak hanya kubu Republik, Obama juga menunjukkan sikap yang sama. Ia sangat malu memiliki hubungan darah dengan muslim. Ia berusaha sekuat tenaga untuk meyakinkan masyarakat AS bahwa ia bukan muslim. Ia membuat situs resmi untuk menunjukkan bahwa ia bukan muslim. Ia juga menyebarkan foto dan beberapa dokumenter yang mempertotonkan Obama sedang berada di gereja dan menyanyikan lagu-lagu Kristen. Yang dilontarkan adalah tuduhan dan Obama sendiri non-muslim, nah apa jadinya jika Obama beragama Islam?

Lelucon kedua, melalui pemilu, AS ingin kembali mengukuhkan posisi sebagai pengatur dunia. Selama kampanye, setiap capres melakukan kunjungan ke Irak, Israel, Paris, London, dan berpidato di Berlin, Jerman. Selain itu, poling pun diadakan di berbagai negara yang pada dasarnya sama sekali tidak mempengaruhi hasil pemilu AS. Poling ini hanya sekedar untuk membuktikan bahwa dunia turut memilih presiden AS yang kemudian berarti mengakui eksistensi AS mengatur dunia.

Segala upaya dilakukan AS untuk itu. Namun, melalui teropong pemilu, ternyata AS sendiri sedang diatur negara lain. Dalam masa kampanye, setiap capres (Obama dan McCain) berlomba-lomba mendapatkan dukungan Israel (Yahudi), karena dengan dukungan Yahudi seorang capres dengan mudah menduduki kursi presiden AS. Setelah menduduki kursi presiden, kebijakannya pun harus sesuai dengan titah Yahudi. Bila tidak, bisa jadi seorang presiden AS harus mengakhiri jabatannya dengan kematian, seperti musibah yang menimpa John F. Kennedy. Moderchai Vanunu mengatakan, Israellah dalang pembunuh Kennedy, karena Kennedy menekan David Ben Gurion atas proyek nuklir Israel di Dimona. Wallâhu a’lam bisshawâb.

12 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. yah udah lah kalo malu jadi muslim, emang gw pikirin

  2. AS dan Israel, setali tiga uang.

    Obama dan McCain, mrk mesti jg direstui oleh Israel u/ maju sbg capres AS.

  3. Obama sama saja dg presiden US sblmnya…dlm suatu berita yg pernah saya tonton bahwa Obama akan berjuang keras, melindungi serta mjd pembela negara Israel dari ancaman² negara muslim, khususnya Iran melalui Ahmadinejad yg berambisi utk menghilangkan negara Zionis tsb dari peta bumi ini….
    Nampaknya euforia atas kemenangan Obama mjd presiden dari kalangan tertentu yg menaruh harapan besar thd Obama dpt merubah paradigma itu hanyalah sebuah kebodohan..???? (g kuat lg hiks..hiks..hiks..)

  4. hah, obama.
    kita tunggu saja kelanjutannya nanti.

  5. Kekuasan Amerika pasti akan hancur, Islam kan tetep tegak di muka buni ini.

  6. Yahudi dan Nasrani tetap akan membenci Islam selamnya. Meskipun banyak yang beranggapan kerukunan umat beragama harus ditegakkan, itu hanyalah slogan orang-orang kafir saja. Allahu Akbar. Semangat saudaraku semuanya.

  7. Organisasi terkuat di Amerika serikat bernama AIPAC, dimana organisasi ini mengendalikan pemerintahaan dan presiden Amerika serikat agar selalu membela 100% kepentinang Yahudi.

    Presiden John F Kenedey dibunuh oleh para Zionis (Yahudi Jahat) karena presiden John F Kenedey ingin memeriksa dan menghilangkan Reaktor Nuklir Israel.

    Yang sadisnya para zionis ini adalah tidak hanya Presiden John F Kenedy tetapi saudara laki-lakinya Bobby Kenedy (Mencalonkan menjadi Calon Presiden) juga ikut dibunuh oleh kaum zionis ini.

    Kelihatannya semua keturunan laki-laki presiden John F Kenedy juga dibunuh oleh kaum Zionis ini. Salah satu anak John F Kenedey meninggal dalam kecelakaan pesawat, diduga hal ini dilakukan oleh kaum zionis.

    Jadi kaum zionis ini berkuasa dan sangat haus darah. Mereka tidak peduli betapa banyak kaum muslimin baik wanita maupn anak-anak terbunuh ditangan mereka.

  8. idkfkui lu sembarangan aja nuduh orang lain kafir
    bagi kita lu yang kafir
    sekarang g ngga benci islam
    tapi islam kenapa bilang gua kafir gara gara g ngga percaya ama omongan si ahmed
    oh iya lu kok ngga malu ya punya nabi yang doyan kawin, ampe mau kawinin anak kecil
    udah gitu tukang bunuh orang kalo ngga setuju ama dia?
    bro lu mau ikut dia silahkan
    bagi gua lu yang kafir

  9. selain si boy ternyata ada satu orang lagi yang sama2 Islam phobia

  10. Kalo orang lain mempropagandakan terorist, kenapa nggak kita sebut aja mereka Islam phobia …
    itu tuh yang nolak UU Anti pornografi (lucu ada partai yang walkout waktu ngesahin RUU Anti pornografi, emang dunia mau kiamat kalo UU anti pornografi disahkan, kalo ngurusin buat kesejahteraan rakyat sih wajar walkout, dan yang lucu lagi, kata mereka nggak penting ngurusin moral, lha ini malah walkout, maunya apa sih?), terus yang gembar-gembor ngomongin poligami, yang ngurusin masalah syeh Puji (alasana ngelanggar UU perlindungan anak), lha nggak ngelihat apa, kalo banyak anak2x kecil udah jadi artis, masih banyak anak2x kecil di lampu merah jadi pengamen, kemana laskar2x perlindungan anak? apa itu nggak melanggar UU… makanya itu semua Islam phobia, bahkan mungkin bisa dibilang agama phobia, karena diagama mereka sendiri nggak mau aturan agama mengekang mereka.

    Buat yang bilang Nabi gw doyan kawin, hati2x jangan asal nyeblak, nggak ngerti jangan ngomong ngawur, lu bilang doyan kawin, kata siape?, lo bilang nggak percaya omongan Nabi gw, napa mesti pake istilah ‘doyan’, emang lo sendiri tau nenek buyut lo kawin umur berapa?

  11. masih mending david,muhammad dia kawinin anak anak karena udah waktunya bisa kawin,dari pada pendeta cabul. nidurin perempuan gak di nikahin

  12. Waduh kasihan pada saling tuduh, agama koq jadi kambing hitam, bukannya yang penting kita berbuat baik dan tidak merugikan orang lain? Bagaimana setuju!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: