Napak Tilas Bom Bali (3): Kebohongan Bom Bali

10 November 2008 pukul 07:28 | Ditulis dalam jalan-jalan, politik | 6 Komentar

tanggal : 19/09/2005


al-islahonline.com : Bom Bali, peristiwa ini terjadi tiga tahun yang lalu, tepatnya tanggal 12-10-2002, cukup banyak korban akibat peristiwa ini yaitu 202 meninggal dan 209 luka-luka. Peristiwa ini sejatinya telah merugikan umat Islam, karena pasca peristiwa ini banyak menyusul peristiwa-peristiwa yang ujung-ujungnya memojokkan umat Islam hingga akhirnya Islam mendapat label baru yaitu teroris.


Beberapa hari kemudian Imam Samudra CS berhasil di tangkap, beberapa hari kemudian berkembang berita Imam Samudra dihubung-hubungkan bekas pejuang Afghanistan dan Jamaah Islamiyah, ujung-ujungnya ingin menggulirkan opini bahwa orang-orang Islam yang membela agamanya adalah teroris.

Dalam kesempatan kali ini, penulis mencoba menyusun ulang informasi-informasi dan temuan-temuan lapangan yang penulis berhasil susun baik dari buku-buku maupun dari internet. Harapannya agar kita semua (umat Islam) dapat lebih kritis dalam menerima sebuah informasi apalagi informasi tersebut datang dari orang-orang yang membenci Islam dan berusaha memberikan label teroris.

Ada beberapa pertanyaan atas informasi yang berkembang pasca peledakan Bom Bali, di antaranya :

1. Mungkinkah Imam Samudra CS sebagai pelaku tunggal ?

2. Mungkinkah Imam Samudra CS sebagai kambing hitam ?

3. Mungkinkah Imam Samudra CS bekerja sama dengan musuh-mush Islam?

4. Apa hubungannya dengan serangan 9-11 ?

Tulisan ini sengaja ditampilkan tepat pada bulan terjadinya bom Bali, tujuannya :

Pertama, agar dapat memberikan perimbangan informasi yang biasanya peristiwa tersebut diputar ulang pada hari ulang tahun terjadinya bom Bali, agar orang tidak melupakan peristiwa tragis tersebut, sayangnya pemutaran ulang tersebut sepertinya hanya sebagai penegasan bahwa Islam adalah agama teroris, seperti pemutaran ulang serangan 9-11 pada bulan kemarin di Metro TV.

Kedua, agar dikemudian hari umat Islam dapat menangkap kejanggalan-kejanggalan informasi dan mengolahnya untuk mengetahui kebenaran yang disembunyikan.

Bermula Dari Runtuhnya Komunis.

Sebelum tahun 90-an, adalah era perang dingin antara barat dan komunis, barat dalam hal ini adalah Amerika dan Komunis adalah Rusia. Barat ingin agar peradaban Barat ber-kembang di seluruh belahan dunia begitu juga dengan komunis.

Kekalahan Rusia di Afghanistan adalah awal runtuhnya peradaban Komunis dan menangnya Peradaban Barat, maka selesai sudah era perang dingin antara peradaban Barat dan peradaban Komunis.

Amerika menilai, setelah runtuhnya peradaban Komunis, penghalang terbesar bagi berkembangnya peradaban Barat adalah peradaban Islam, karena paham Islam sangat kontradiktif dengan paham Barat. Kalau barat membolehkan berzina asal tidak mengganggu orang lain Islam secara tegas menolaknya, kalau barat membolehkan orang mengumbar aurat asal tidak mengganggu orang lain Islam secara tegas melarangnya.
Benturan tersebut tentu akan menghambat industri peradaban barat berupa hedonisme, pragmatisme, kapitalisme, liberalisme dan isme-isme yang lain. Maka sangat wajar bila barat paranoid terhadap peradaban Islam, untuk itu penasehat gedung putih Samuel P. Hutington mengajukan teorinya :

“Islam adalah satu-satunya peradaban yang paling berpotensi menggoncang peradaban Barat. Oleh karena itu, Eropa dan Amerika perlu menerapkan strategi bersama untuk menghadapai ancaman-ancaman terhadap masyarakat dan keamanan mereka dari militan Islam, ia menekankan perlunya dilakukan preventive strike / Serangan Dini terhadap ancaman dari kaum militan Islam itu, Saya perlu menambahkan bahwa satu strategi yang memungkinkan dilakukannya serangan dini terhadap ancaman serius dan mendesak adalah sangat penting bagi AS dan kekuatan-kekuatan Barat pada saat ini, menganggap musuh yang utama kita saat ini adalah Islam militan”

Teori Hutington ini ternyata sangat efektif dalam mempengaruhi kebijakan-kebijakan barat dalam menghadapi Islam.

Serangan 9-11 Menguntungkan Barat.

Teori Hutington sangat masuk akal untuk diterapkan, yaitu Islam harus diserang terlebih dahulu, tetapi barat tidak punya alasan yang melegitimasinya, untuk itu barat perlu mencari alasan untuk dapat menyerang Islam.

Serangan 9-11 terhadap gedung WTC bagi barat seperti durian runtuh, barat yang selama ini mencari-cari alasan untuk dapat menyerang Islam, akhirnya mendapatkan alasan juga.

Siang hari, tepat pada hari serangan 9-11 tersebut, George Bush Presiden AS, berpidato di depan rakyat Amerika dan dunia :

Kita akan memburu para pelakunya, termasuk negara-negara yang menampung, melindungi, dan memberikan dukungan kepada mereka dan kita akan mengganjar mereka dengan hukuman yang setimpal.

Pidato Bush ini ternyata belum menggiring negara-negara lain untuk mendukungnya, untuk itu Bush melanjutkan seruannya yang sangat intimidatif :

Kalau anda tidak mendukung kami, maka, anda adalah musuh kami.

Bersamaan dengan itu Bush mengumumkan bahwa pelaku teroris adalah 19 orang Arab, dan menuduh Osama bin Ladin bertanggung jawab atas serangan 9-11, negara-negara Islam juga dituduh melindungi dan menampung para teroris, di antaranya Afghanistan dan Irak, Bush juga menuduh Iran, Suria, Indonesia, Sudan dll sebagai negara-negara sarang teroris.

Tuduhan Bush ini sudah mulai nampak arahnya, yaitu ingin menyampaikan pada dunia bahwa pelaku-pelaku teroris adalah berasal dari negara-negara Islam, dan tuduhan Bush semakin fokus yaitu pelaku teroris adalah orang-orang Islam militan dan makin lama makin fokus lagi, yaitu orang-orang Islam yang membela agamanya sesuai al-Qur’an dan al-Hadits adalah orang-orang radikal alias teroris.

Serangan 9-11 sangat menguntungkan Barat untuk mengikuti teori Hutington yang menyarankan serangan dini pada Islam, dengan tema perang melawan teroris padahal sejatinya serang Islam lebih dulu.

Indonesia Menjadi Sasaran

Tidak satupun tuduhan Bush yang terbukti secara hukum, pokoknya siapa yang dibilang Bush teroris, ia harus diserang. Afghanistan dan Irak dihancurkan hanya atas dasar dituduh terkait dengan al-Qaedah, padahal tidak ada bukti al-Qaedah terkait serangan 9-11 dan tidak ada bukti Irak terkait dengan al-Qaedah. Bush tidak memerlukan bukti lagi, siapa saja yang dinilai akan menghambat kepentingan Barat maka dia harus diserang.

Indonesia dinilai Bush sebagai negara yang lamban dan adem-ayem menangani terorisme. Hamzah Haz mengatakan tidak ada teroris di Indonesia. Rupanya Bush cukup geram dengan komentar tokoh Islam tersebut yang waktu itu menjabat sebagai wapres.

Tidak lama kemudian terjadilah peristiwa bom Bali yang menghancurkan 47 bangunan, membakar ratusan mobil, beberapa mobil terlempar hingga 6 meter ke udara, dan getaran ledakannya terasa hingga jarak 12 km, bagi orang yang berada dalam radius 200 meter dari pusat bom, pasti akan mati karena tulang-tulang hancur walaupun tubuhnya terlihat utuh. Bom tersebut telah mengangkat 2 ton tanah dan aspal persis didepan diskotik Sari-Club dan melemparkannya ke segela arah hingga menghancurkan apa saja yang ada disekitarnya, bom ini mempunyai kekuatan setara dengan 4 ton HE TNT(High Explosive).

Seketika itu tokoh-tokoh yang tadinya mengatakan tidak ada teroris di Indonesia akhirnya bungkam, orang-orang Islam sendiri percaya bahwa di Indonesia memang ada teroris.

Dan dalam waktu yang singkat, Imam Samudra CS ditangkap sebagai pelaku, opinipun berkembang, bahwa Imam Samudra adalah mantan pejuang Afghanistan, memang benar, tetapi bukan itu maksud sesungguhnya, dengan menyebut pelaku bom tersebut sebagai mantan pejuang Afghanistan berarti sama dengan mengatakan bahwa orang-orang yang membela Islam adalah teroris. Memang itulah yang diinginkan Amerika untuk menghabisi Islam militan di Indonesia sesuai teori Hutington.

Mikronuklir Bukan C4 atau Petasan

Bagi siapa saja yang berpendapat Imam Samudra CS dapat membuat bom sedasyat bom Bali, harus mempunyai bukti, bahwa bom yang dibikin Imam Samudra –dari bahan-bahan peledak yang biasa digunakan oleh nelayan untuk mencari ikan– memang dapat memberikan efek ledak sedasyat bom Bali.

Menurut pakar bahan ledak, Joe Vialls, berdasarkan data lapangan dan analisis foto satelit atas dampak demolisi bom tersebut, meyakini bahwa bom yang digunakan adalah jenis nonkonvensional yakni mikronuklir atau Special Atomic Demolition Munition (SADM). Dan, menurutnya, Dunia Islam belum memiliki akses kepada bom jenis ini. Negara-negara yang me-miliki senjata jenis ini adalah Amerika, Israel, Inggris, Perancis, Rusia dan mungkin China.

Yang patut diketahui, bahwa bom Bali yang dasyat tersebut tidak mungkin dari bahan yang dirancang oleh Imam Samudra, juga bukan C4 (composition 4) seperti yang selama ini dipublikasikan. Menurut Joe Vialls bom yang meledak di Bali tersebut adalah berbahan Mikronuklir yaitu 99,78% murni plutonium 239 tanpa uranium 238 neutron reflector.

Plutonium yang digunakan ini diproduksi di Dimora, Negev, Israel. Bahan ini hanya dikuasai oleh pemerintah Israel. Jadi tidak berlebihan bila menuding pemerintah Israel bertanggung jawab atas tragedi Bali.

Pertanyaannya, kalau memang bom tersebut berbahan mikronuklir, mengapa tidak terdeteksi oleh detektor radiasi? Karena bahan mikronuklir tersebut menggunakan Radiasi Alfa, Bukan Radiasi Gamma!?, sementara alat deteksi radiasi yang digunakan untuk mendeteksi radiasi ledakan bom Bali adalah Geiger counters standar yang hanya bisa mendeteksi radiasi gamma.

Tidak benar bila bahan yang digunakan adalah C4, karena C4 kekuatannya hanya sekitar 1,2 X TNT, sementara bom Bali mempunyai kekuatan 4 X TNT, apalagi mengatakan dari bahan ledak untuk menangkap ikan yang hanya bisa dibuat petasan/mercon.

SIAPA PELAKU PELEDAKAN BOM BALI

Prof. DR. Jimly Asshiddiqie, SH, mengatakan “jangan-jangan yang ada dibalik peristiwa pengeboman di Bali adalah agen Mossad, Israel”. Pendapat beliau sangat beralasan karena Israel memang sangat diuntungkan oleh bom Bali, yaitu untuk menghambat perkembangan Islam di Asia, dan karena agen Mossad memang sudah ada di Indonesia.

Menurut Suripto ada dua kemungkinan, yaitu Amerika atau Israel. Amerika, setahun sebelum peristiwa bom Bali, direktur FBI Robert Muller mengunjungi Indonesia, Suripto yakin kunjungan ini terkait dengan Indonesia yang bersikap adem ayem dalam menangani teroris, tidak sekeras seperti yang diinginkan Amerika. Dan yang membuat Suripto yakin, bahwa sehari sebelum pemboman Bali, Dubes AS Ralph Boyce telah memberi peringatan terhadap kemungkinan adanya pemboman dan juga menyerukan warganya untuk tidak berkunjung kafe-kafe. Walau hal ini telah dibantah Boyce, Suripto yakin peringatan itu tetap ada. Karena itu, sebagai mantan petugas intel, Suripto mencium bau operasi intelijen dalam pemboman Bali. Apalagi bila dikaitkan dengan bom mikronuklir, menurutnya, AS juga memiliki fasilitas produksi bom mikro nuklir yang terdapat di Arizona, AS. Apalagi AS sejak semula memang ingin menyerang orang-orang yang dicap sebagai Islam militan.

Selain AS, indikasi juga bisa ditelunjukkan ke Mossad, agen rahasia Israel. Terlebih lagi bila memang benar, bom mikronuklir yang meledak di Bali dibuat di Israel. Negeri zionis ini menurut Suripto punya kepentingan untuk menghentikan perkembangan Islam di Asia Tenggara. Masih menurut Suripto, saya hanya melihat mata rantainya dan ada indikasi ke arah sana.

APA PERAN IMAM SAMUDRA

Membicarakan peran Imam Samudra dalam peledakan bom Bali, hanyalah sebatas analisa atas fakta-fakta yang ada. Imam Samudra dalam peristiwa Bom Bali bisa saja sebagai korban artinya, memang benar Imam Samudra CS ingin melakukan peledakan tersebut karena melihat saudara seiman di Palestina di bantai oleh Israel dan Amerika diam saja bahkan mendukung Israel. Tetapi rencana Imam Samudra telah diketahui oleh CIA, lalu ditaruh bom mikronuklir dekat bom milik Imam Samudra, sehingga ketika bom milik Imam Samudra meledak bom mikronuklir itupun ikut meledak yang dasyatnya berlipat-lipat.

Anehnya Imam Samudra tidak menolak bom yang dasyat tersebut dituduhkan buatannya, padahal Imam Samudra bisa saja menolak bahwa bom Bali itu bukan miliknya, dan dia mempunyai kesempatan yang baik dalam persidangan untuk mengatakan bahwa ada bom lain yang menunggangi bomnya dan dia bisa saja meminta untuk rekontruksi. Seakan Imam Samudra membiarkan tuduhan bom sedasyat itu miliknya, dan mengekspose perampokannya terhadap toko perhiasan untuk membiayai operasinya, seakan-akan dia membiarkan tuduhan biadab itu melekat pada dirinya yang akhirnya melekat pada umat Islam. Seakan-akan dia berpihak pada musuh. Wallahu a?lam.

6 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Kesimpulan dari berita ini : Semua orang Islam adalah teroris.

  2. boy lo klo kasih koment pake otak donk jangan pake dengkul

  3. Wahai para Muslimah, MURTADLAH sebelum anda Dipoligami!

  4. Boy…otaknya di pantat tuch….
    Yang jelas di gk punya agama….

  5. bodo lu ga guna buat artikel gini , skrg ada lg bom plakunya akan ttap org islam agama buangan . masa ada agama yg mnyuruh org bunuh sesama buat dosa. tengil tobat lo sblum tsunami lg di aceh

  6. […] Source Posts Related to Dibalik layar tragedi bom baliKeutamaan solat dhuhaDEFINISI DAN KEUTAMAANNYA Dhuha secara bahasa artinya waktu terbitnya matahari atau naiknya matahari. Sedangkan menurut istilah ahli fiqih, dhuha adalah waktu antara naiknya matahari sampai …Dibalik isu kiamat tahun 2012Kiamat Tahun 2012 adalah propaganda konspirasi Amerika dan Yahudi…?? Isu kiamat dikatakan akan terjadi pada tahun 2012 menguak seiring munculnya film besutan Hollywood berjudul ’2012′. …Dampak HaarpProyek HAARP dibangun untuk menyediakan fasilitas eksperimen tentang fenomena ionosfer yang akan digunakan untuk menganalisa karakter cuaca bumi serta mengembangkan teknologi pemutakhirannya untuk tujuan komunikasi …Ingatlah tentang kematianKematian merupakan persinggahan pertama manusia di alam akhirat. Al Qurthubiy berkata dalam At Tadzkirah, “Kematian ialah terputusnya hubungan antara ruh dengan badan, berpisahnya kaitan antara keduanya, …Bahaya Zat AspartameAspartame adalah nama pemanis buatan yang sangat dikenal di kalangan orang-orang yang sering menggunakan pemanis yang rendah kalori. Selain pada pemanis tersebut, aspartame juga sering … Berita kebohongan bom bali, motif bom bali, tragedi bom bali […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: