MMI: Waspadai Berbagai Bentuk Provokasi Menjelang Aksekusi Amrozi cs

5 November 2008 pukul 15:03 | Ditulis dalam jalan-jalan, politik | Tinggalkan komentar

Yogyakarta – Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) meminta umat Islam tidak terpancing provokasi menjelang eksekusi Amrozi cs. Sebab hal itu hanya akan merugikan umat Islam.


“Kami mengimbau jangan terprovokasi untuk melakukan aksi balasan,” kata Irfan S Awwas, Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin, di kantornya Jl Karanglo, Kotagede, Yogyakarta, Rabu (5/11/2009).

Irfan sempat menyinggung soal beredarnya ‘surat wasiat’ Amrozi cs yang memerintahkan pembunuhan terhadap sejumlah tokoh dan pejabat negara. Irfan sangat tidak yakin surat tersebut dibuat oleh Amrozi cs. “Itu bisa sebaliknya dengan tujuan untuk mendiskreditkan islam,” kata adik kandung Abu Jibril itu.

Di sisi lain, Irfan menilai rencana pemerintah mengeksekusi Amrozi cs terlalu berlebihan. Sehingga hal menimbulkan kecurigaan di masyarakat. “Ini seperti euforia yang berlebihan dan tidak pernah terjadi pada terpidana mati sebelumnya,” ungkap pria yang juga pernah ‘tinggal’ di LP Batu Nusakambangan selama 9 tahun.

Irfan menambahkan, MMI mendesak pemerintah menguak aktor intelektual kasus bom Bali I. Jika tidak, hal itu membuktikan pemerintah sendiri ikut terlibat dalam melakukan fitnah terhadap bangsa dan rakyat.

“Kepada Amrozi, Muklas dan Imam Samudra kami minta sabar dan ikhlas,” ungkap Irfan.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: