Polisi Usut AKKBB

16 Juni 2008 pukul 09:03 | Ditulis dalam politik | 2 Komentar

Kapoiri Jenderal Pol Sutanto tak mau disalahkan dalam insiden Monas, 1 Juni lalu. Orang nomor satu di tubuh Poiri itu menyatakan, kekerasan yang menimpa Aliansi Kebangsaan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) oleh massa Front Pembela Islam (FPI) tersebut tak lepas dari kesalahan AKKBB.

Hal itu terkait dengan izin pemberitahuan aksi AKKBB yang melenceng dari kesepakatan semula. Polisi memastikan akan memproses AKKB karena kesalahan tersebut.

Pernyataan itu dikatakan Sutanto dalam raker dengan Komisi III DPR di Senayan kemarin (12/6). “Kalo dikatakan polisi tidak siap, mohon maaf, saya kira tidak tepat. Merekasendiri (AKKBB, Red) yang cari masalah. Tentu polisi akan menangani semua pelanggaran. Apakah kekerasan atau yang melanggar(pemberitahuan aksi, Red), sehingga terjadi penyerangan itu,” katanya.

Mantan Kapolda Jatim tersebut lalu membeberkan kronologi peristiwa itu versi polisi. Menurut dia, sejak awal polisi mencegah supaya tidak terjadi masalah di lapangan. Polisi berusaha mengelola supaya kegiatan masyarakat berjalan dengan aman karena polisi tidak bisa melarangkegiatan tersebut. Pada hari nahas itu, ada enam elemen yang memberi tahu akan melakukan kegiatan di Monas. Dua di antaranya adalah FPI dan AKKBB.

AKKBB berkali-kali dihimbau oleh Polda Metro sejak dua minggu sebelum kejadian supaya tidak melaksanakan aksi pada Minggu. Sebab, ada elemen-elemen lain yang berseberangan dan diperkirakan bisa terjadi benturan. Tapi, mereka tetap memaksakan. Aliansi lalu menyatakan bahwa mereka tidak ke Monas, tapi ke Gambir menuju HI. Nah, kami siapkan petugas yang jumlahnya lebih banyak daripada massa. Hampir 14 ribu,” ungkapnya.

Polisi yang disiapkan itu stand-by di Gam­bir, depan Kedubes AS, sepanjang JI.Thamrin hingga Bundaran HI. Masing-masing satu peleton. “Namun, kenyataannya, massa aliansi tidak menepati komitmennya. Dia (AKKBB, Red) masuk menuju Monas dan terjadilah peristiwa itu,” jelasnya.

Hingga kini, belum satu pun pihak AKKBB yang diproses polisi. Namun, dari pihak FPI, telah ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Di antaranya, Ketua FPI Habib Rizieq dan Ketua Komando Laskar Islam Munarman.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Adang Fir­man menegaskan, pihaknya masih terus memproses massa AKKBB. “Koordinator aksinya sudah kami panggil. Habib Rizieq juga sudah kami periksa dalam kapasitas sebagai saksi atas tindakan AKKBB,”katanya.

Namiin, hingga kini polisi belum menyimpulkan adanya unsurpidana. “Yang jelas, acara AKKBB itu tanpa izin.” ujarnya. Dia juga menuturkan bahwa tidak ada massa AKKBB membawa senjata api.

Hal itu berbeda dari temuan Tim Pembela Munarman. Mereka mengaku memiliki barang bukti (BB) berupa foto seseorang yang sedang memegang pistol dalam insiden Monas.

Mereka menduga, orang yang memegang pistol itu merupakan anggota AKKBB. Dasarnya, orang tersebut mengenakan pita seperti yang dipakai anggota AKKBB lain. “Foto itu akan dijadikan barang bukti siapa sebenarnya yang melakukan kekerasan peristiwa Monas. Apakah Munarman, apakah orang atau anggota AKKBB ?” ungkap Syamsul Bahri, salah seorang Tim Pembela Mu­narman, kepada Jawa Pos News Network di Jakarta usai melaporkan Adnan Buyung cs ke Polda Metro Jaya kemarin (12/6).

Ditempat terpisah, AKKBB membantah adanya senpi seperti yang dibeberkan FPI itu. Meski dalam foto tersebut terlihat seorang massa AKKBB mengacungkan pistol, mereka menyerahkan sepenuhnya hal itu kepada polisi. “Mustahil, tidak ada di antara kami yang membawa (senjata),” tegas Ahmad Suaedy, direktur Wahid Ins­titute, kemarin. Wahid Institute adalah salah satu bagian dari massa AKKBB.

Terkait dengan pemyataan Kapoiri bahwa AKKBB telah melanggar kesepakatan aksi, dia juga mengkritik. Menurut dia, AKKBB tidak perah melanggar kesepakatan apapun dengan polisi.

(Radar timika)

Iklan

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. bubarkan dua-duanya 😆
    *menebar rusuh


    ## kok cuma dua mbak? he..he…
    dibelakang itu kan lebih besar lagi…..
    gimana dong….

  2. You actually make it seem really easy together with your presentation however I find this matter to
    be really something that I believe I might
    by no means understand. It seems too complex and very large for me.
    I’m looking ahead to your subsequent publish, I will attempt to get the dangle
    of it!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: