Nabi Palsu

Hari gini masih rame juga soal fenomena na na nabi palsu.

Kok kelihatannya orang-orang kita ini kurang suka dengan pelajaran sejarah ya……. Tentunya bukan Sejarah Nasional Indonesia yang kalau disingkat jadi SNI, yang banyak ditulis di produk-produk pabrikan itu lho. Kenapa..? Konon katanya sejarah itu tertulis menurut siapa yang berkuasa.

Jadi yang aku maksud di sini tentunya sejarah Islam dan Muslimin, yang termaktub dalam kitab-kitab sirah dan tarikh maupun dalam kitab-kitab hadits yang buuuanyak itu.

Katanya bangsa yang besar adalah yang menghormati para pendahulunya, para pahlawannya. Lha kita sebagai ummat (bangsa) Islam ini ya, mesti menghormati para pendahulunya, para pahlawannya dari kalangan orang-orang sholih terdahulu.

Masa sih nggak malu kita jadi muslimin. Abu Bakar Ash Shiddiq nggak kenal, tapi Ahmad Albar pasti kenal. Umar bin Khottab nggak kenal, tapi Umar Bakrie malah kenal. Nggak kenal sama Usamah bi Zaid dan Zaid bin Haritsah, tapi kenal deket sama Dude Harlino dan Glen Fadli.

Kalau kita rajin membaca sejarah yang dengannya kita bisa mencontoh para pendahulu kita, insya Allah, kita nggak gampang tergelincir dalam perkara-perkara mungkar dan ma’siyat bahkan kekafiran yang banyak melanda pemikiran orang-orang modern, termasuk soal nabi palsu ini. Tenan.

مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

“Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari salah seorang lelaki di antara kamu, tapi dia adalah Rasul Allah dan penutup para Nabi. Dan Allah Maha Mengetahui atas segala sesuatu.” (Al-Ahzab, ayat 40)

Tiap pemikiran, keyakinan pasti ada konsekuensi logisnya. Dan konsekuensi logis dari keyakinan bahwa nabi Muhammad sas adalah nabi yang terakhir dan penutup para nabi, maka dapat dipastikan bahwa setiap orang yang mengklaim diri sebagai nabi, maka dia pasti seorang pendusta, tak baleni…..PENDUSTA, TUKANG APUS-APUS. Sekalipun orang yang mengaku sebagai nabi itu mendatangkan keajaiban, sesuatu yang luar biasa. Sebab sesuatu yang di luar kebiasaan itu bisa saja didatangkan oleh seseorang dengan bantuan syaithon. Sungguh.

Jauhari eh…jauh-jauh hari, Rasulullah sas telah memberitahukan kepada kita akan adanya orang-orang yang akan mengaku sebagai nabi. Beliau bersabda,

وَإِنَّهُ سَيَكُونُ فِي أُمَّتِي كَذَّابُونَ ثَلَاثُونَ كُلُّهُمْ يَزْعُمُ أَنَّهُ نَبِيٌّ وَأَنَا خَاتَمُ النَّبِيِّينَ لَا نَبِيَّ بَعْدِي

“…Sesungguhnya akan ada tigapuluh orang pendusta di tengah-tengah umatku. Semuanya mengklaim sebagai nabi. Aku adalah penutup para nabi, tidak ada nabi sesudahku…” (HR. Ahmad dan Abu Dawud).

Di antara para nabi palsu itu ada yang berani mengklaim diri sebagai nabi sebelum Rasulullah sas wafat. Mereka adalah Musailamah al-Kadzdzab dan Aswad al-’Ansiy.

Sejarah pun mencatat nama-nama menungso yang mengaku menjadi nabi dari mongso ke mongso, di antaranya ialah Musailamah al Kadzdzab, Aswad Al-‘Ansiy, Tulaihah Al-Asadi, Sajjah binti Al-Harith, Ahmad bin Husain, Laqit, Mirza Ghulam Ahmad, Mirza Ali Muhammad, Bahaullah, Al-Mukhtar bin Ubaidillah, Ibnu Sam’an, Amir bin Harb, Abu Mansur Al-Ijli, Ibnu Said As-Sajli, Abu Khattab Al-Asadi, Ibnu Bahram Al-Juba’i, Hasan bin Hamdan, Abul Qasim An-Najar, Al-Muni’ul Qashar, Ibnu Kharba Al-Kindi, Abu Muslim As-Siraj dan lain-lain (siapa lagi ya… tapi paling enak tu pake dan lain-lain, dan kawan-kawan, dan semisalnya, dll). He..he..he… Soalnya mau nyebut yang di Indonesia, takut salah sebut lagi… banyak yang sama nama sih….

Berikut ini sekilas tentang beberapa orang yang mendakwakan diri sebagai nabi itu:

Musailamah al-Kadzdzab, nama asli Musailamah adalah Harun bin Habib al-Hanafiy. Dia adalah kepala suku Yamamah. Pada tahun ke-10 Hijriyah, dia bersama rombongannya sebagai utusan dari Bani Hanifah datang menghadap Rasulullah sas di Madinah dan memeluk Islam. Namun sekembalinya dari Madinah dia berbalik menjadi kafir, murtad. Dia mendakwakan diri sebagai Nabi.

Musailamah mengirim surat yang dibawa oleh dua orang utusannya kepada Rasulullah sas. Isi suratnya sebagai berikut, “Dari Musailamah utusan Allah kepada Muhammad utusan Allah. Kesejahteraan semoga dilimpahkan atasmu. Aku telah bersekutu dalam urusan kenabian ini denganmu dan bagi kami separuh tanah dan bagi Quraisy separuh tanah, tetapi kaum Quraisy adalah kaum yang melampaui batas.”

Rasulullah sas membalas surat Musailamah. Surat beliau berbunyi,
“Dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Dari Muhammad utusan Allah kepada Musailamah si pendusta. Kesejahteraan semoga dilimpahkan atas orang yang mengikut petunjuk yang benar. Bahwasanya bumi itu milik Allah, akan diwariskan kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya dari sekalian hamba-Nya. Dan kesudahan yang baik itu bagi orang-orang yang bertakwa.”

Meskipun Rasulullah sas telah menyatakan Musailamah sebagai pendusta, dia tetap mendakwakan diri sebagai utusan Allah. Bahkan, dia mengaku telah menerima wahyu. Puluhan ayat palsu disampaikannya kepada para pengikutnya. Masih ingat surat kodok yang dibikin Musailamah?

Musailamah berhasil mendapat banyak pengikut dari kabilah-kabilah yang berdekatan dengan Yamamah. Akhirnya, dia dapat dibunuh dalam pertempuran Yamamah yang dahsyat itu. Musailamah dibunuh dengan tombak oleh Wahsyi, seorang budak dari Habasyah yang ketika masih kafir berhasil membunuh Hamzah bin ‘Abdul Muththallib dalam perang Uhud.

Harits bin Sa’ad, dia mendakwa menjadi nabi di masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan dari Daulah Bani Umaiyyah. Banyak orang yang dapat dipengaruhi dan menjadi pengikutnya. Tapi akhirnya dia dibunuh bersama pengikut-pengikutnya.

Isa Al-Asfahan, dia mendakwa dirinya diangkat menjadi nabi di masa Khalifah Al-Mansur dari Daulat Bani Abbasiah . Akhirnya dia dihukum bunuh.

Faris bin Yahya, dia mendakwa dirinya menjadi nabi di masa pemerintahan Khalifah Al-Mu’taz di Mesir. Faris mengaku sebagai Nabi Isa dan mendakwa dapat menyembuhkan penyakit belang, orang buta, penyakit kusta dan menghidupkan orang mati.

Ishak Al-Akhras, dia mengaku sebagai nabi di Asfahan (Iran). Dia pandai membaca kitab Taurat, Injil dan pandai menafsirkan Al-Quran sesuka hatinya. Di antara ajarannya ialah barangsiapa yang beriman kepada Allah, beriman kepada Nabi Muhammad dan beriman kepadanya, dialah orang-orang yang mendapat kemenangan. Kerana kepandaiannya bertutur kata, banyak orang yang dapat dipengaruhinya dan menjadi pengikutnya. Ishak pada akhirnya dapat dihukum bunuh.

Aswad al-’Ansiy, nama Aswad al-’Ansiy sebenarnya adalah Abhalah bin Ka’ab al-’Ansiy, sebagian mengatakan dia adalah Ailah bin Ka’ab bin Auff Al-Insiy. Dia adalah keturunan bangsa hitam Habasyah dan menjadi kepala Bani Madzhij di daerah Yaman. Dia seorang tukang tenung (santet), tukang sihir, dan seorang yang kaya raya di Shan’a. Dia sangat berpengaruh di kalangan kaumnya dan banyak yang terpikat kepadanya karena kelebihannya. Banyak orang yang kagum kepadanya karena menyaksikan sihirnya yang menakjubkan. Pada akhir tahun ke-10 Hijriyah, masa sakitnya Nabi sas menjadi berat, Aswad telah memproklamirkan diri sebagai nabi yang ditunjuk oleh Allah. Menurut pengakuannya dia didampingi oleh dua malaikat yang memberitahukan kepadanya apa saja yang telah dan akan terjadi. Kedua malaikat itu bernama Suhaiq dan Syuqaiq. Sebenarnyalah kedua makhluk yang mendampingi Aswad adalah syaithon yang biasa mendampingi tukang sihir dan tukang tenung. Setelah Aswad mendakwakan diri sebagai nabi, dia mendapat pengikut yang tidak sedikit. Dalam waktu singkat, dia telah menaklukkan beberapa suku yang berdekatan dengan kabilahnya. Akhirnya, dia dapat merebut kerajaan yang berada di bawah pemerintahan Syahar bin Bazan, gubernur yang diangkat oleh Rasulullah sas di bawah pemerintahan Islam Madinah, yang berkedudukan di Shan’a.

Setelah mendengar berita bahwa ibu kota negeri Yaman telah ditaklukkan oleh Aswad al-’Ansiy dan janda Syahar yang muslimah dipaksa menjadi gundik Aswad, Rasulullah sas mengirim surat kepada Mu’adz bin Jabal, yang mengemban amanat dakwah di Yaman. Pesan Rasulullah sas adalah sebagai berikut:

-Mu’adz dan kaum muslimin di bawah kepemimpinannya mestilah tetap berpegang teguh kepada ajaran Islam, dan jangan sampai tertipu atau terpengaruh oleh Aswad.
-Kaum muslimin yang berada di Yaman harus bertindak tegas terhadap Aswad dengan cara memerangi dan merebut kembali daerah-daerah yang sudah dikuasainya.

Semua pesan Rasulullah sas diperhatikan benar oleh kaum muslimin Yaman. Mereka berusaha untuk membinasakan Aswad dengan keyakinan, bila Aswad dapat dibunuh, para pengikutnya tentu akan bubar.
Aswad berhasil dibunuh oleh Fairuz ad-Daylamiy di dalam istananya sendiri saat dia mabuk. Fairuz dapat membunuh Aswad atas bantuan Marzabanah, janda gubernur Syahar yang dipaksa menjadi gundik Aswad. Fairuz memenggal leher Aswad dan tamatlah riwayatnya. Terjadinya pada tahun 11 H/632M yaitu di saat-saat menjelang wafatnya Rasulullah sas.

Mirza Ghulam Ahmad, lahir di Qadiyan, Punjab, India, pada tahun 1835. Mula-mula Mirza Ghulam Ahmad mengaku sebagai mujaddid (pembaharu) dan pengikut Nabi Muhammad sas. Namun dia juga mengaku menerima wahyu. Menurutnya, kedudukannya tidak sama dengan kedudukan Nabi Muhammad sas karena Rasulullah sas adalah Nabi terakhir dan tidak ada nabi lain setelahnya yang membawa syariat. Tetapi tidak menutup kemungkinan, Allah mengutus lagi nabi yang tidak membawa syariat. Dia adalah salah seorang dari nabi-nabi yang tidak membawa syariat itu.

Mirza menerbitkan majalah Al-Adyan sebagai sarana mengembangkan ajaran dan pemikirannya. Dan juga buku-buku yang menjelaskan secara rinci semua pemikiran dan ideologinya. Diantara bukunya adalah: Barahinul Ahmadiyah, Anwarul Islam, Nurul Haqq, Haqiqotul Wahyu, Tuhfatun Nadwah, Syahadatul Qur’an, dan Tabligh Risalat.

Mirza Ghulam Ahmad berkata, “Nabi yang terakhir dan tunduk kepada Rasulullah sas tidak pernah menyatakan bahwa dirinya adalah nabi atau rasul dalam pengertian yang sebenarnya. Allah memanggilku dengan sebutan nabi hanya berdasarkan isti’arah (kiasan) saja. Kenabianku merupakan pancaran dari kenabian Muhammad sas. Sebuah bayangan tidaklah memiliki wujud tersendiri atau wujud yang sebenarnya.”

Dia juga berkata, “Aku telah menyebutkan berkali-kali bahwa apa yang aku baca merupakan firman Allah seperti halnya al-Quran dan Taurat. Aku adalah salah seorang nabi bayangan yang diutus oleh Allah. Setiap muslim wajib taat kepadaku dan wajib mengimani bahwa aku adalah al-masih yang dijanjikan akan datang. Karena itu, barangsiapa yang telah mengetahui dakwahku, tetapi dia tidak beriman kepadaku, maka sikapnya itu akan dihisab di akhirat, meskipun dia telah bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah.”

Dia juga berkata, “Al-Quran dan Nabi Muhammad sas telah bersaksi atas kenabianku. Para nabi pun telah menentukan zaman kenabianku, yaitu zaman sekarang ini. Al-Quran juga telah menentukan zaman kenabianku itu. Langit dan bumi juga bersaksi atas kenabianku. Dan tidak seorang nabi pun kecuali ia bersaksi kepadaku.” Lalu dia membaca firman Allah,

وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ فَلَمَّا جَاءَهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ قَالُوا هَذَا سِحْرٌ مُبِينٌ

“…dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad.” (QS. Ash-Shaff: 6)

Sebenarnya munculnya Ahmadiyah ini ada hubungan dengan kolonialisme Inggris. Ajaran Ahmadiyah sangat menguntungkan pemerintah kolonial sehingga Mirza mendapatkan fasilitas dan bantuan dari Inggris untuk mempopulerkan pemikirannya dan sekaligus menghalangi semua gerakan yang ditujukan untuk menentang pahamnya. Bahkan Inggris membangun semacam universitas untuk mengembangkan ajaran ini.

Mirza Ghulam Ahmad meninggal pada tahun 1908.

Di Indonesia sendiri sudah ada beberapa orang nabi palsu. Banyak juga yang percaya. Heran aku.

Sik….sik…..

Inggris kafir membantu “orang Islam” untuk mengembangkan ajaran dan membentengi dari para penentang?

Kafir mbantu Islam? Lha opo tumon…?

Coba,

JIL dibantu Amerika.

Ahmadiyyah dibantu Inggris.

“NasGur” dibantu Yahudi.

Atau hal ini malah membuktikan penilaian bahwa:

  • Gerakan yang mengaku pembawa islam tetapi kemudian dibantu oleh orang kafir adalah Islam palsu, atau perongrong Islam sendiri…? Musang berbulu ayam?
  • Dan mereka para muslimin yang dimusuhi oleh orang kafir berarti sudah benar dengan aqidah dan manhajnya?

Masalah munculnya nabi-nabi palsu telah direspon serius oleh para ulama sejak dulu. Tak hanya hari ini. Karena hal ini menyangkut masalah yang amat serius pula, yaitu masalah keimanan. Ini disebabkan dalil qath’i baik dari Al Quran, Sunnah, serta ijma telah menyatakan bahwa Rasulullah Muhammad saw. adalah nabi yang terakhir, dan tidak ada syari’at yang harus diikuti kecuali syari’at yang telah beliau bawa.

Atas dasar nash-nash itulah para fuqaha menyatakan bahwa mereka yang mengaku-ngaku sebagai nabi otomatis telah kufur, bagitu juga mereka yang mengikutinya.

Al Muthi’i dalam Syarh Al Muhadzab (20/371), salah satu kitab pokok dalam madzhab Syafi’i menyebutkan, “Begitu juga (telah murtad) orang yang mengaku nabi setelah Nabi Muhammad saw. serta orang yang mengikutinya”.

Ulama dari kalangan madzhab Hambali pun memiliki pendapat yang serupa, Ibnu Al Qudamah dalam Al Mughni (2/2181), rujukan pokok madzhab Hambali, menyatakan,”Barang siapa mengaku-ngaku sebagai nabi atau membenarkan seruannya, maka ia telah murtad!”.

Ulama dari Madzhab Maliki, Imam Al Qurthubi dalam Al Jami’ li Ahkami Al Quran (4/37) menyatakan,”Termasuk dalam golongan ini (Musailamah dan sejenisnya) seseorang yang menolak fiqih dan sunnah yang dipegang para salaf, dan ia mengatakan, “Hatiku berbisik kepadaku begini”, lalu dia jadikan bisikan hatinya itu sebagai hukum dan ia menganggap bahwa itu disebabkan kesucian hatinya dari kotoran, hingga nampaklah ilmu-ilmu ilahiyah dan hakikat rabaniyah, akhirnya ia mencukupkan bisikan hatinya daripada hukum syari’at. Lalu ia mengatakan, “Syari’at hanya berlaku kepada orang awam, sedangkan orang-orang istimewa tidak perlu menggunakannya”… Ini adalah perkataan zindiq dan orang yang mengatakannya telah kafir, pelakunya harus dibunuh, tanpa diminta bertaubat terlebih dahulu, karena dengan begitu otomatis ia menetapkan bahwa ada nabi setelah Nabi kita Muhammad sas.

Aku sendiri pernah bertemu dengan orang model begini. Dia lulusan pondok pesantren tapi tidak sholat. Waktu kutanya kenapa dia meninggalkan sholat, dia jawab begini:

“Dik. Sholat itu hanya untuk orang awam yang kurang taqorrub ilallah. Sedang aku adalah salah seorang yang selalu dekat dengan Allah. Jadi tidak perlu melakukan ritual simbolistik. Meski aku tak menjalani sholat seperti kebanyakan orang itu, tetapi aku ini bahkan melakukan sholat daim, sholat tanpa henti dengan amalan hati.”

Muhammad Syafi’, ulama madzhab Hanafi yang sekaligus menjadi mufti Pakistan menyatakan juga dalam At Tasyrih bima Tawatara fi Nuzul Al Masih,”Ketika tidak ada nash yang menunjukkan adanya kenabian bagi seseorang setelah Rasulullah, maka orang yang mengaku nabi telah kafir menurut Al Quran, Sunnah mutawatir serta ijma’.

Nah…..

Melihat fakta sejarah seperti itu, dan juga hukum yang jatuh atas para pelaku kekufuran itu, maka tak ada kata lain kecuali kita hanya akan mengikuti Al Qur’an.

Masa sih, yang sesat kan Ahmadiyah, kok yang berantem malah wong-wong Islam sendiri.

Kalau sekarang banyak orang berselisih pendapat tentang sikap yang harus diberikan kepada Ahmadiyyah misalnya, maka mereka yang mengaku dirinya orang Islam dan beriman kepad Allah dan Rasul-Nya HARUS kembali kepada Al Qur’an. HARUS, saya eja ya, H A R U S K E M B A L I K E P A D A A L Q U R ‘ A N.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآَخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا (59)

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya, dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya (An Nisaa: 59).

Dan coba perhatikan ayat-ayat berikut:

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ (44)

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ (45)

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ (47)

Semuanya ada di surat Al Maidah.

Orang yang tidak mau kembali kepada Al Qur’an, tidak mau berhukum kepada Al Qur’an, dinyatakan sebagai orang kafir, orang dholim, atau orang fasiq.

Dadi, ayo… sing ngaku dadi wong Islam. Sing ngaku dadi wong iman. Sing isih ngaku nganggo Al Qur’an. Sing isih nganggep Muhammad sas iku nabi. Ayo, ayo, kumpul neng kene. Moco Qur’an bareng-bareng, ra sah rame-rame. Ning dipahami kanthi temen. Di rasakne nganggo ati sing wening. Yen wis, ndang diamalke isine. Cukup ngono kuwi. Cukup nganggo Al Qur’an wae. Allah bakal ridho. Terus awake dikumpulke karo ahli jannah. Wis manteb tenaaaaan. Insya Allah.

Ya Allah…….isyhad. Qod balaghtu……..

& Komentar »

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

  1. Hanya FPI yang Peduli Akan Islam!! Apalah arti SBY/JK dan Polri, Cuma bisa Sengsarakan Rakyat,Bubarkan Ahmadiyah, kalau tidak Masyarakat Islam yang akan Mengakhir Para Pejabat2 yang tidak becus Bekerja untuk Negara,yang mejadikan Negara ini Rusuh karena Ulah SBY/JK Ingat saat pertama kali SBY menjabat Presiden sudah disambut dengan berbagai Bencana….saling susul sampai sekarang kepemimpinan SBY/JK sama seperti Gus Dur kalau Bicara Plinplan sulit dimengerti, Rakyat selalu dibohongi,korupsi diberbagai bidang semakin menjadi2,SBY/JK pura2 Tidak tahu akan Dukung Asing untuk AKKBB pendukung Ahmadiyah SBY/JK seolah tutup mata dan telinga…

  2. Hanya FPI yang Peduli Akan Islam!! Apalah arti SBY/JK dan Polri, Cuma bisa Sengsarakan Rakyat,Bubarkan Ahmadiyah, kalau tidak Masyarakat Islam yang akan Mengakhir Para Pejabat2 yang tidak becus Bekerja untuk Negara,yang mejadikan Negara ini Rusuh karena Ulah SBY/JK Ingat saat pertama kali SBY menjabat Presiden sudah disambut dengan berbagai Bencana….saling susul sampai sekarang kepemimpinan SBY/JK sama seperti Gus Dur kalau Bicara Plinplan sulit dimengerti, Rakyat selalu dibohongi,korupsi diberbagai bidang semakin menjadi2,SBY/JK pura2 Tidak tahu akan Bantuan Pihak Asing untuk AKKBB pendukung Ahmadiyah SBY/JK seolah tutup mata dan telinga…apa lacur Islam yang dikambing hitamkan!!

  3. Ahmadiah telah secara resmi DIBUBARKAN di Indonesia dan MUI JUGA MENGAKUI HAL TERSEBUT, jadi TOLONG KEPADA PEMBESAAAAAAAAR NEGARAAAAA, APAKAH PIKIRAN TELAH MEMBUUUUUTAAAAAAKAN FAKTA YANG ADA !!!!!!!!!!!!

    SELAMAT BERFIKIR ATAU ATAU TERUUUUUUS DIBUTAKAN !!!!!!!!

  4. sudah jelas AHMADIYAH aliran sesat kok pemerintah masih melindungi dengan SKB. wahai para pejabat pemerintah berperan dalam pembuatan SKB, anda telah melindungi musuh Allah, anda telah melindungi orang yang halal darahnya untuk diminum, berarti anda juga menentang Allah.
    ASTAQFIRULLAH

  5. saya sangat yakin bahwa SUSILO BAMBANG YUDOYONO dan JUSUF KALA sudah dibenci rakyat indonesia. karena apa?
    1. mengingkari janji untuk tidak menaikkan BBM tetapi malah 2x menaikkan BBM yang semain mencekik rakyat kecil.
    2. tidak tegas dalam pengambilan keputusan alias BANCI

  6. HAI Ahmadiyah sehaarausnya kalian dibumi hanguskan aja… darah kalian halal untuk dibunuh.
    allahu akbar

  7. aku bersaksi bahwa nabi muhammad adalah utusan allah. dialah nabi akhir zaman. kenapa SBY pengecut? adnan buyung nst, GUS DUR, para pemikir setan. merekalah yang menghancurkan umat Islam. telah datang dajjal di muka bumi.
    HALAL DARAH KALIAN !!!!!!
    ALLAHU AKBAR

  8. Hi ahmadiyah kamu boleh bersekutu dengan siapapun, dengan akbb atau dengan setan sekalipun, kamu tetap akan hancur, kalian mau menipu Allah dan Rosul-Nya, apakah kalian tidak tahu Allah yang menguasai segala tipu muslihat, lihat saja nanti. Dan bagi orang2 pendukung ahmadiyah..tobatlah kalian..karena kalian telah menodai kemurnian Islam secara nyata, kalian hanya cari popularitas..kalau tidak segera tobat..kalian akan hancuuurrr…

  9. kita wajib membela kebenaran dan kesucian agama allah. walaupun agama allah bisa membelanya sendiri. allah maha besar

  10. Ass.wr.wb
    waduh temen2… sabar… sabar. g suka sesuatu sih sah2 aja tp inget kita g boleh terlalu marah menggebu2. boleh marah, boleh protes tp ungkapkan dgn kata2 atau hal2 yang baik. Ingat junjungan kita Nabi Muhammad SAW mencontohkan pada kita untuk bersikap baik dan santun meski beliau menghadapi sikap orang2 kafir yang jahat pada beliau. Nabi tidak pernah berkata kecuali yang baik..dan beliau mengatakan bila kita tidak bisa berkata yang baik, maka lebih baik diam..
    semoga rahmat Allah selalu tercurah pada kita semua. Amiiieen..
    Wass.wr.wb

  11. Saya sangat tertarik dengan artikel anda tentang muncul nabi2 palsu.mudah2 artikel ini dapat menjadi cahaya bagi teman-teman kita yang berpendapat bahwa ada nabi lagi setelah Orang yang paling mulia, yaitu Baginda Nabi Muhammad SAW.

  12. Mas Habib, tertarik juga baca komentar-komentarnya. tapi lebih tertarik baca artikelnya. Bagus banget. :)

    Kalo dipikir-pikir memang seperti pembodohan ya. nerusin koment2 yang di atas. Ahmad kan nama lain dari Nabi Muhammad. taunya orang, ahmadiyah berarti pengikut Ahmad (nama lain dari Ahmadiyah). Tapi apa nggak salah tuh, pendiri Ahmadiyah kan Mirza Ghulam Ahmad. Jangan2 nama Ahmad-nya cuma ambil dari M G Ahmad sang pendiri.

    Lagian, apa nggak diprotes orang islam sedunia dg berbagai aliran-nya, kalau nama nabi (Ahmad) diklaim hanya satu golongan ? Berarti yang tidak ikut aliran itu diartikan bukan pengikut Ahmad (Nabi SAW)?

    Mohon pencerahannya untuk yang cubluk ini. Nuwun.

  13. wah… wah…. nusulin koment. Ternyata Mirza Ghulam Ahmad juga ngaku nabi. Bener kalau pede aja bikin ahmadiyah. hehehe… Maaf, tadi bacanya belum komplet banget.
    Besok-besok nggak terulang lagi wis…. :)

  14. buat Mas M.Arief B
    saya tunggu koment-nya yang oke juga…tur lucu dan berani itu.
    kita perlu lebih banyak yang berani Mas. Berani ngomong, berani bertindak….
    juga bagi tamu yang lain ni, tolong ninggalin jejak koment-nya ya, biar bisa saling kunjung juga (hehehe)

  15. saling kunjung, mengikat tali silaturahmi, menjalin ukhuwah..sip ! tapi….

    ….omahku (blog-ku) bobrok je, mas :-/
    Nulis e nggak serapi mas Habib.

    Tapi tenang aja, mas. Tak suguhi teh anget sama pisang goreng nek dolan neng ngomahku, n yang jelas, aku nggak bakalan ngaku nabi lho.. :)

    -
    lha iya, kalau di Arab ada Nabi Muhammad, masa’ di sini ada Nabi Arief, kan gak klik si ya…(pisss)
    begitu maksudnya kan MAs Arief?

  16. Nambah koment lagi :

    lha letak ke’berani’anku dimana, mas ?

    Nek ndelok komentar2 yang atas menghalalkan darah, rasane miris je, mas. Ternyata aku kalah berani :(

    Mgkin aku masih takut waktu ndenger khotbah jumat, khotibnya nyebutin hadis (agak lupa) : sesama saudara muslim yang bentrok, sama-sama fasik. kalo bunuh2an, sama2 kafir. (mohon pencerahan dari mas Habib untuk hadist-nya, mgkn sy ndengerinnya sambil ngantuk) mungkin saudara muslim yang kita nggak cocok, kita anggep bukan muslim bisa aja to ya ?? terus jadi halal darahnya…
    (sekali lagi mohon pencerahannya untuk yang bodoh ini)

    -
    waduh….
    kalau yang ini mesti nunggu Mas Arief. Sabar ya… Mesti mengumpulkan keberanian dulu ne.
    Kalau keberanianku sudah mlumpuk, insya Allah diposting nantinya. Do’ain ya…

  17. Pemerintah lebih takut kepada amerika daripada kepada Allah. Mungkin nanti harapannya di akhirat amerika bisa membantu mencarikan atau membuatkan bunker perlindungan di neraka

  18. Segala puji hanya kepada AllAH,

    Dia yg MAHA mengetahui,

    Dia yg MAHA mendengar,

    Dia yg MAHA melihat..

    Tiada hari tanpa kuSebut namaMu Tuhanku,
    Saudaraku umat muslim yg menjunjung Nabi Muhammad s.a.w mari kita musnah’kn sGala sSuatu yg berbau penghinaan terhadap Rosul kita..

    ALLAH lh yg menghidup’kn kita dan sudah seharusnya kita tidak lh tkut dg kematian itu,mari kita berperang dalam jalanNya..

    Maaf sebelumnya kalo saya tidak sopan karn sya bnr2 emosi sekali kalo ada yg mengaku sbg nabi sSudah Nabi Muhammad s.a.w

    Sya hanya ank manusia yg lhir tgl 07 bln 07 thn 1989..

  19. Izin nimbrung ya..

    Menjadi nabi memang enak, bisa menjadi penguasa, apalagi zaman lampau, orang-orang masih pada bego jadi dengan modal pengakuan doang udah bisa.

    Zaman sekarang udah susah untuk ngaku-ngaku seperti dahulu kala.

    Tapi bukannya kagak bisa, sebenarnya masih bisa juga, tapi mesti pandai-pandai dikit lah, dengan modus atau cara yang lain, misalnya, gratiskan biaya pendidikan dan kesehatan plus tunjangan seumur hidup bagi kaum fakir miskin, dijamin bisa jadi setara nabi, kayak presiden gitu loh!

    Kalau aku, gak usah yang ribet, kriterianya antara lain: karena aku laki-laki maka dia mesti perempuan, harus cantik, molek, tubuh padat berisi, tinggi semampai, nggak suka- apalagi pelaku kekerasan dan pembunuhan alias lemah lembut, kaya raya dan tergila-gila pada aku, dijamin seribu persen, aku bakal ngakui dia sebagai nabi lahir bathin, gitu aja kok repot!

  20. jadi nabi itu enak? gak salah ni…..kali aja yang diliat bukan nabi, tapi penguasa sekarang. keliatan enak karena mereka kagak tau yang namanya tugas n tanggung jawab, apalagi tanggung jawab akhirat. coba ja liat model kekuasaan sekarang, jadi rebutan. karena keliatan enaknya doang, gak mikirin urusan belakang. gitu kali..

  21. Jelas enak jadi nabi dong!
    Soal penguasa? Siapa bilang penguasa ini jelek? Emang penguasa yang baik yang mana? Penguasa mana, siapa yang bisa efektif dengan rakyat yang amburadul kayak kita gini? Coba lihat, yang kayak fpi atau imam samudra yang menjadi pujaan? Mestinya kayak aa gim gitu.
    Atau coba lihat komentar-komentar disini, membuat buku kuduk merinding!
    Cobalah berhati lembut, berjiwa besar dan rendah hati gitu kenapa sih?
    Orang itu siapa pun dia, kita nilai atas dasar fakta perbuatannya, jangan atas dasar maunya kita sendiri.
    Sekali lagi, jangan karena jeleknya hati kita lantas orang lain entah pemerintah atau siapa pun, kita nilai jelek seperti hati kita itu.
    Marilah kita dengan hati dan niat suci memandang orang lain, siapa pun dia. Bila perlu orang berlaku jahat pada kita dibalas dengan kebaikan yang tulus, percayalah bila itu kita lakukan maka syurga telah ada di hati kita.
    Oleh karena itu kita mesti pandang pemerintah kita dengan kebaikan jiwa, bila salah kita kritik, jangan kita kobarkan kebencian, ya!

  22. Salam.
    Marilah kita dengan hati dan niat suci memandang orang lain, siapa pun dia. Bila perlu orang berlaku jahat pada kita dibalas dengan kebaikan yang tulus…
    Saya tertarik dengan penggalan kalimat tersebut. Memandang dengan hati dan niat yang suci. Kejahatan dibalas dengan kebaikan yang tulus.
    Benar. Benar. Tak ada salahnya.
    Hanya saja kadang-kadang orang bisa berbeda persepsi dalam memandang sebuah kesucian dan ketulusan. Mayoritas orang memandang kesucian dan ketulusan identik dengan kelemahlembutan dan kehalusan sikap. Jarang yang memandangnya sebagai sebuah sikap yang bersih dari campuran kekotoran dan niat jahat.
    Bagi saya, kesucian adalah ketika sesuatu itu jauh dari campuran kekotoran, baik itu niat maupun sikap. Yang pada implementasinya bisa saja ditunjukkan dengan cara lembut maupun tegas bahkan terkesan kasar.
    Ada sebuah ilustrasi tentang niat kuat lagi suci dan tulus dari sesorang yang akan menyelamatkan orang lain. Ada seseorang yang sedang putus asa. Dia berjalan gontai di sepanjang rel kereta. Tak sadar sebuah kereta melaju kencang dari arah belakang. Atau barangkali dia memang tak peduli lagi dengan dirinya. Nah, seseorang melihatnya. Terbersit niat tulus ingin menyelamatkannya. Orang ini tak memikirkan hal lain selain menyelamatkan orang yang putus asa. Dia tak kenal siapa dia, siapa namanya, rumahnya di mana dan segala identitas si putus asa ini. Benar-benar tulus ingin menyelamatkannya saja.
    Lalu apa yang mesti dia lakukan untuk menyelamatkan? Cara yang sehalus-halusnyakah? Atau cara apa saja yang penting dia selamat? Waktu tak banyak….!!! Dan sang kereta tak hendak menunggu….!!!
    Terhenyak sang penolong. Dia lari sekencang dia mampu. Berteriak sekuat tenaga pun dia lakukan. Sang putus asa tak acuh saja. Tak peduli lagi dengan keselamatan diri. Sang penolong tak hendak berhenti. Tekat sudah bulat. Dia harus menyelamatkan si putus asa dari bahaya yang hendak menjemputnya.
    Kereta tinggal sejengkal saja. Si penolong melompat sekuat tenaga. Dia rengkuh si putus asa dengan kedua tangannya. Kena. Berguling-guling di samping rel kereta. Selamat….
    Sang kereta tetap saja berjalan seperti tak ada yang isimewa.
    Sedang sang penolong, juga si putus asa, mesti terantuk batu atau apa saja. Luka-luka kecil sudah pasti. Memar pun tak ketinggalan. Tapi selamat dari kebinasaan tergilas sang kereta.
    Begitulah sebuah ilustrasi yang menggambarkan kepada kita betapa ketulusan tak mesti tergambar sebagai sebuah kelembutan. Namun yang pasti adalah, hasrat ingin selamat dan menyelamatkan.
    Begitu juga lah muslimin. Dalam rangka menolong diri sendiri dan orang lain, dibutuhkan kesucian dan ketulusan meski kadang harus dengan jalan kekerasan.
    Demikian pula menghadapi kejahatan. Dengan niat tulus dan suci mesti dibalas dengan kebaikan, walau kadang dirasa menyakitkan.
    Ma’af kalau tak berkenan. Terima kasih juga buat pemilik blog.
    Wassalam

  23. Terkadang memang kita bisa saja membela kepentingan diri kita dengan cara apa saja, ibarat kata pepatah bila cinta sudah membara, tai kucing pun serasa nikmatnya coklat, siapa mau disalahkan?
    Tentang ilustrasi penyelamatan di rel tadi tentu saja tidak mutlak itu menjadi benar, seperti kata pepatah, lain ladang lain belalang, tentunya semua maklum maknanya, saya yakin semua maklum.
    Kembali ilustrasi tadi, bisa saja itu dibenarkan, karena logikanya bila dibiarkan ya mati dia, itu bisa dipertanggung jawabkan, sebab hukum alamnya demikian, tidak terbantahkan. Tapi ilustrai tadi tidak mungkin seperti itu bila di petakan pada persoalan yang namanya KEYAKINAN pada cinta atau keselamatan seperti yang menjadi inti agama misalnya.
    Pemaksaan pada suatu keyakinan, bagi saya adalah kesalahan besar dan amat memalukan dan jauh dari ilustrasi di atas.
    Andai saja orang mau saling mengasihi dan menghargai siapa pun tanpa memandang suku, ras, maupun agama, sungguh indah kehidupan ini, kita tidak perlu membuang banyak energi, bahkan nyawa sia-sia bukan?

  24. Assalamu man it taba al huda
    Ahmadiyah pura-pura memuji Nabi Muhammad saw sebagai Nabi yang istimewa dan termulia, padahal dalam kitab Tadzkirah hal 192, 368, 373, 496 dan 579 disebutkan bahwa mirza ghulam ahmad (MGA) adalah makhluk terbaik di alam semesta yang mendapat karunia Allah yang tidak pernah didapat oleh selainnya. Selain itu, Ahmadiyah menyatakan bahwa MGA adalah Al-Masih, padahal dalam Tadzkirah disebutkan bahwa MGA bukan hanya Al-Masih, tapi MGA adalah Al-Masih putra Maryam ( Hal 192, 219, 222, 223, 243, 280, 378, 380, 387, 401, 496, 579, 622, 637 dan 639). Disini, Ahmadiyah berusaha menyembunyikan ”keanehan aqidah” nya.
    Tidak sampai disitu ”keanehan aqidah” Ahmadiyah. Dalam kitab Tadzkirah hal 412 brs 2 dan hal 436 brs 2-3 tertulis bahwa MGA disamakan dengan anak Allah, dan di hal 636 brs 13 disamakan pula dengan ’Arsy. Lebih dari itu, Tadzkirah menyebutkan bahwa kedudukan MGA sama dengan ketauhidan dan keesaan Allah (Hal 15, 196, 223, 246, 368, 276, 381, 395, 496, 579, 636). Lalu MGA menyatu dengan Allah dan menjadi Allah, lalu MGA lah yang menciptakan langit dan bumi (Hal 195-197, 696 dan 700). Sedang di hal 51 brs 4 tertulis firman Allah kepada MGA Yaa Ahmad yatimmu ismuka wa laa yatimmu ismii (Hai Ahmad, sempurna namamu, dan tidak sempurna nama-Ku). Lihat juga di hal 245, 277 dan 366.

  25. Muhammad bukanlah seorang nabi. Dia adalah seorang hiper dan kelainan seks dan pedofilia.

  26. @boy : bagus amat komentarnya.. otak udang!

  27. baru 21 kurang 9

  28. @ boy
    BeGO!!!!
    Mas…hapus aja komen ntu….
    sayang blog anda dikotori…
    nitip link ya mas….
    islam is the best!!!!

  29. biar semakin jelas Mas, siapa yang suka ngomong jorok….siapa yang suka ngomong kasar, gak tau aturan dan liar….dan-dan yang lain….

  30. cape dech…urusi diri aja lom bener..cape dech,,,berani koar2…disuruh maju kedepan menciut…alias ngumpet…

  31. weeeeeeeeekkkkkkkkkkkkkk

  32. males kasih opini2…gak penting..yang penting kita wajib mencerdaskan bangsa ini…agar tidak dibodoh2 hi terus….

  33. u

  34. NABI TERAKHIR ADALAH ISA. STELAH DIA SEMUANYA NABI PALSU

  35. nabi palsu ini termasuk golongannya: oli palsu, duit palsu, ijazah palsu, daging sapi palsu, juga janji-janji palsunya para pejabat dan ca…. he…7x. tapi bukan termasuk gigi palsu, kaki palsu atau tangan palsu lho.

  36. saatnya memilih pemimpin yang bisa memberantas ajaran yang sesat dan menyesatkan

  37. siapa yang menghina nabi muhammad tunggu saja akibatnya….. semua umat islam akan mengutukmu!!!!!!!

  38. Assalamu’alaikum,
    wah blognya bagus,…tulisannya rapi dan bagus Mas,…!
    salam kenal …..
    kapan2 kalo ke Pati, mampir yo…!
    Wassalam

    -
    wa’alaikumsalam….
    matur nuwun Mas sudah mampir.
    Insya Allah…..

  39. Mas koment jangan dihapus,….
    biar ketahuan Aslinya……
    dia tanggung akibatnya,….Amien..

  40. yang mengatakan nabi terakhir itu nabi ISA adalah penghuni Neraka… biar ane kasih tau bahwa nabi terakhir itu adalah Nabi Muhammad SAW.. ini terdapat juga di bibel perjanjian Lama tapi nama Muhammad disitu adalah “ahmad”. dan Ahmad itu adalah Muhammad SAW…. jadi kalau biel sekarang adalah “Perjanjian baru adalah yang dibuat paulus adalah palsu… masa perkataan Tuhan bisa di ganti-2 aneh…..

  41. ass.wr.wb.
    maaf mas / mbak, siapa yang sebenarnya blog ini? saya butuh pertolongan… untuk menghapus komentar dari orang yang tidak bertanggung jawab hingga dapat menyebabkan orang lain kehilangan rejeki utk menghidupi anak2nya yg masih sekolah. bukannya sesama muslim wajib untuk membantu sesamanya. Itu juga kan yg diajarkan oleh nabi Muhammad SAW. Tolong kirim email ke alamat email saya. Segera.. Anda akan menyelamatkan hidup mereka. Terima kasih
    wss.wr.wb


Tinggalkan komentar

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.